Densus 88 Lama Bolak-balik Pantau Aktivitas 5 Terduga Teroris Blitar

Estimasi Baca :

Ilustrasi radikalisme. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Ilustrasi radikalisme. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Sebanyak lima terduga teroris ditangkap Detasemen Khusus atau Densus 88 Mabes Polri di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Penangkapan kelima terduga teroris tersebut dilakukan setelah tim Densus 88 melakukan serangkaian penyelidikan yang cukup lama terhadap aktivitas para terduga teropris tersebut. 

“Ini sudah observasi lama. Densus sudah sering memantau dan mengikuti bolak-balik pada kegiatan mereka. Namun, masih menunggu alat bukti untuk melakukan penindakan. Alat bukti ini harus ada jika melakukan penindakan. Jadi, ini tidak kurang informasi,” kata Kapolres Blitar Ajun Komisaris Besar Pol Anissullah M. Ridha di Blitar, Jawa Timur, Kamis, 14 Juni 2018.

Menurut Anissullah, penangkapan terhadap kelima terduga teroris itu terbagi dalam dua operasi. Dilangsungkan pada Rabu malam, 13 Juni 2018, operasi pertama menangkap tiga orang yang terlibat dalam jaringan terorisme. Berikutnya giliran dua orang yang kemudian diamankan Densus 88.

“Tadi malam di Kabupaten Blitar telah dilakukan penangkapan lima orang terduga terkait jaringan terorisme, dan mereka ini sudah dibawa ke Surabaya untuk pemeriksaan dan pendalaman oleh tim penyidik Mabes Polri,” katanya. 

Anissullah mengatakan, tim Densus mengamankan kelimanya di tiga titik berbeda. Tiga orang yang ditangkap pada operasi pertama yakni dilakukan di Kelurahan/Kecamatan Talun. Kemudian seorang di Kecamatan Gandusari, dan satu lagi di Kecamatan Wlingi.

Untuk penangkapan di Talun, masing-masing terduga teroris yang ditangkap berinisial NH, SZ dan An. Terduga teroris berinisial NH merupakan seorang dokter umum yang membuka praktik pengobbatan di rumah yang dikontraknya.

Usai menagamnkan ketiganya, Tim Densus 88 langsung menggeledah rumah para terduga teroris tersebut. Hasilnya, tim menyita sejumlah barang bukti berupa satu pucuk senjata api buatan pabrik dengan 8 butir peluru, serta beberapa buku terkait dengan seruan jihad dan pemahaman radikal.

Sementara, penangakapan di dua lokasi lainnya petugas Densus 88 belum menemukan barang bukti. Petugas hanya mengamankan orangnya saja. Kini, seluruh barang bukti tersebut telah diamankan petugas.

Pihak kepolisian hingga kini belum mengetahui pasti para terduga tersebut satu jarigan dengan Syamsul Arifin (37) atau dikenal Abu Umar alias AU, warga Desa Jatinom, Kabupaten Blitar, yang merupakan Ketua Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Jawa Timur. Ia sebelumnya ditangkap Tim Densus 88 Mabes Polri pada awal Mei 2018, terkait dengan teror bom di Surabaya.

"Yang jelas ini jaringan, tapi kami belum tahu ketua, perekrut, ini masih pemeriksaan. Dari keterangan awal adalah jaringan kelompok JAD," ujarnya.

Hingga kini, rumah terduga teroris di Lingkungan Bajang, Kelurahan/Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, masih dijaga polisi. Petugas juga memasang garis polisi, sebagai pertanda yang tidak berkepentingan dilarang masuk.

Baca Selengkapnya

Home Hard News Terorisme Densus 88 Lama Bolak-balik Pantau Aktivitas 5 Terduga Teroris Blitar

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu