Prajurit Kopassus (16/05/2018). Foto: Antaranews

Irjen Setyo: Kopassus Sudah Ikut Dalam Penindakan Jaringan Teroris

Estimasi Baca:
Rabu, 16 Mei 2018 18:45:34 WIB

Kriminologi.id - Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia atau Mabes Polri melibatkan Komando Pasukan Khusus (kopassus) TNI guna menindak jaringan teroris yang telah menebar sejumlah aksi teror di Indonesia.

Kopassus adalah Komando Utama (Kotama) tempur yang dimiliki TNI Angkatan Darat Indonesia. Korps Baret Merah ini memiliki kemampuan khusus seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat, pengintaian dan anti teror.  

"Kopassus sudah ikut masuk," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto di Jakarta, Rabu, 16 Mei 2018.

Ia menegaskan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian telah menyampaikan keterlibatan Kopassus untuk menindak jaringan teroris.

Setyo menuturkan Brimob Polri telah bekerja sama dengan Kopassus untuk pengamanan saat penggerebekan jaringan teroris di tempat kejadian perkara.

Sebelumnya, Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal (Purn) TNI Moeldoko menyampaikan tentang rencana menggerakkan kembali pasukan elit TNI Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) dari matra Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara guna menanggulangi tindak kejahatan terorisme.

"Saya sudah laporkan kepada Presiden Joko Widodo kemarin, dan beliau tertarik. Nanti kita akan bicarakan dengan Panglima TNI (Marsekal Hadi Tjahjanto)," tutur Moeldoko.

Koopssusgab TNI pernah dibentuk oleh Moeldoko saat menjabat Panglima TNI pada 2015, untuk menghadapi persoalan penanggulangan terorisme di Indonesia. Koopssusgab terdiri atas 90 prajurit terbaik dari Kopassus, Denjaka AL, dan Paskhas AU.

Redaktur: Syahrul Munir
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500