Kapolri Tunjuk Hidung JAD, Pelaku Teror Bom Surabaya hingga Riau

Estimasi Baca :

Kapolri Jenderal Tito Karnavian (04/04/2018) Foto: Ist/Tribratanews - Kriminologi.id
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (Foto: Ist/Tribratanews)

Kriminologi.id - Kapolri Jenderal Tito Karnavian melihat ada keterkaitan antara kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok dengan serangkaian aksi teror bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya hingga penyerangan bersenjata di Mapolda Riau. Tito memastikan pelaku teror tersebut berada dalam satu jaringan yaitu Jamaah Ansharut Daulah (JAD)   

"Saya sudah sampaikan semua yang laksanakan kegiatan itu Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Saya berani tunjuk hidung karena 3-4 tahun kami melihat pengembangan dari kelompok jaringan ini," kata Tito usai mengunjungi Mapolda Riau, Kamis, 17 Mei 2018. 

Pada Rabu, 16 Mei 2018, Mapolda Riau diserang oleh sekelompok orang bersenjata yang menerobos masuk menggunakan mobil Toyota Avanza.

Penyerangan itu terjadi pada pukul 09.00 WIB. Empat orang yang bersenjatakan pedang turun dari mobil dan melakukan penyerangan hingga menyebabkan dua orang anggota kepolisian mengalami luka bacok di bagian leher dan tangan.

Seorang anggota kepolisian lainnya ditabrak oleh pengemudi mobil Toyota Avanza yang berusaha kabur dari halaman Mapolda Riau. Sempat kritis setelah dilarikan ke rumah sakit, anggota kepolisian bernama Ipda Auzar itu akhirnya mengembuskan nafas terakhir saat menjalani perawatan di RS Bhayangkara.

Sementara empat orang pelaku penyerangan itu akhirnya ditembak mati oleh petugas kepolisian yang berada di Mapolda Riau.

Tito mengatakan, usai aksi penyerangan di Mapolda Riau itu, kepolisian telah melakukan penindakan dengan menangkap delapan orang terduga teroris di sejumlah daerah di Provinsi Riau.  

Tito tak mengungkapkan lokasi dan identitas terduga teroris yang ditangkap itu dengan alasan penindakan di lapangan masih berlangsung oleh tim gabungan Mabes Polri, Polda Riau, dan Polres di wilayah hukum Polda Riau.

"Kelanjutan kasus ini ada delapan orang yang ditangkap tim. Masih terus melakukan pengembangan," pungkas Tito.

Sebelumnya, terkait serangkaian aksi teror bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya, Tito yang juga mengunjungi langsung lokasi serangan bom tersebut mengatakan kepolisian telah melakukan penangkapan dan pengungkapan jaringan aksi teror itu.

Tito mengatakan pelaku bom bunuh diri yang merupakan tiga keluarga itu terkait dengan jaringan yang sama yaitu Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Sementara itu terkait serangkaian aksi bom bunuh diri di Surabaya yang menyasar tiga gereja dan Mapolrestabes Surabaya, kepolisian telah menangkap 23 orang terduga teroris di berbagai wilayah di Jawa Timur yang diduga terkait dengan kegiatan teror. 

"Ada 23 penangkapan di antaranya satu menyerahkan diri. Kami mengimbau untuk terduga teroris segera menyerahkan diri dari pada terus dikejar-kejar," kata Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin kepada media di Mapolda Jatim.

Baca Selengkapnya

Home Hard News Terorisme Kapolri Tunjuk Hidung JAD, Pelaku Teror Bom Surabaya hingga Riau

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu