Koran ISIS al Fatihin Ternyata Terbitan WNI di Luar Negeri

Estimasi Baca :

dok. bendera ISIS. Foto: Ist/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Dok. bendera ISIS. Foto: Ist/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Kepolisian menyelidiki maraknya koran digital Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang beredar di Indonesia. Menurut polisi, koran tersebut dibuat oleh WNI yang ada di Suriah.

"Itu dibuat di luar, bukan di Indonesia," ujar Kadiv Humas Mabe Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Jakarta, Jumat, 18 Mei 2018.

Koran Al-Fatihin tersebut mempunyai total 14 halaman. Dalam halaman pertama, koran yang sudah mencapai edisi ke-10 dan diterbitkan oleh Daulah Islam itu memberitakan kasus bom bunuh diri di Surabaya pada Minggu, 1 Mei 2018. Judul beritanya demikian "Bunuhlah Kaum Muysirikin Dimanapun Mereka Berada."

Halaman lain dalam surat kabar itu menampilkan soal tewasnya narapidana terorisme bernama Abu Ibrahim terkait aksi kerusuhan teroris di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa , 8 Mei 2018.

Menurut Setyo pihaknya mengalami kesulitan untuk membendung penyebaran koran ISIS karena berada di luar yurisdiksi kepolisian. Namun demikian Polri tetap berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk menangani masalah tersebut. 

"Kalau untuk memblokir itu kan kewenangan Kominfo," ujar Setyo.

Setyo menghimbau masyarakat untuk lebih jeli dan tidak perlu disebar-luaskan jika mendapat krimiman surat kabar tersebut. "Kalau terima, langsung di hapus saja," katanya. MG

Baca Selengkapnya

Home Hard News Terorisme Koran ISIS al Fatihin Ternyata Terbitan WNI di Luar Negeri

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu