Napi Lapas Nusakambangan Tak Peroleh Remisi, 14 Orang Kasus Terorisme

Estimasi Baca :

Lapas nusakambangan Foto: polri.go.id - Kriminologi.id
Lapas nusakambangan Foto: polri.go.id

Kriminologi.id - Seluruh narapidana (napi) yang menghuni Lapas Batu di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah tidak memperoleh remisi khusus lebaran tahun 2018. Hal itu karena para napi tersebut belum memenuhi persyaratan.

"Lapas Batu yang berkapasitas 114 orang, saat ini dihuni 44 warga binaan pemasyarakatan yang terdiri atas 14 narapidana kasus terorisme dan 30 tahanan, seluruhnya pria. Sesuai dengan ketentuan, remisi hanya diberikan kepada narapidana yang memenuhi syarat-syarat yang ditentukan," kata Kalapas Batu Hendra Eka Putra di Cilacap, Kamis, 14 Juni 2018.

Hendra menegaskan bahwa sebanyak 14 narapidana kasus terorisme tersebut tidak memperoleh remisi karena belum 6 bulan menjalani pidana.

Karena mereka terlibat kasus khusus sesuai aturan di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012, kata dia, remisi dapat diberikan setelah mereka menjalani sepertiga masa pidana.

"Jika seorang narapidana dikenai 'letter f' atau hukuman disiplin, hak remisinya tidak diberikan," katanya.

Hendra mengatakan seorang narapidana disebut memperoleh remisi khusus II jika sisa masa pidananya habis setelah dikurangi dengan besaran remisi yang diterimanya, sedangkan remisi khusus I jika masa pidananya masih tersisa setelah dikurangi remisi yang diperoleh.

"Besaran remisi yang diberikan mulai dari 15 hari sampai dengan 2 bulan," kata Koordinator Lapas se-Nusakambangan dan Cilacap itu.

Berdasarkan data dari Kanwil Kemenkumham Jateng diketahui bahwa di Lapas Kelas II-B Cilacap sebanyak 197 narapidana yang memperoleh remisi khusus I, Lapas Kelas II-A Permisan Nusakambangan sebanyak 185 narapidana memperoleh remisi khusus I, Lapas Kelas II-A Kembangkuning Nusakambangan sebanyak 70 narapidana memperoleh remisi khusus I.

Selain itu, di Lapas Kelas II-B Terbuka Nusakambangan terdapat sebanyak 43 narapidana memperoleh remisi khusus I dan empat narapidana memperoleh remisi khusus II, Lapas Kelas II-A Pasir Putih Nusakambangan sebanyak tujuh narapidana memperoleh remisi khusus I dan satu narapidana memperoleh remisi khusus II.

"Narapidana dari Lapas Pasir Putih yang memperoleh remisi khusus II merupakan narapidana kasus terorisme," katanya.

Sementara itu, di Lapas Kelas II-A Besi Nusakambangan, kata dia, terdapat sebanyak enam narapidana yang memperoleh remisi khusus I, sedangkan di Lapas Kelas II-A Narkotika Nusakambangan sebanyak 276 narapidana memperoleh remisi khusus I.

Kemudian sebanyak 642 narapidana yang menghuni lapas dan rumah tahanan negara (rutan) lainnya di wilayah eks Keresidenan Banyumas memperoleh remisi khusus Lebaran 2018. Wilayah eks Keresidenan Banyumas meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara.

Dalam hal ini, di Lapas Kelas II-A Purwokerto Banyumas sebanyak 463 narapidana memperoleh remisi khusus I dan delapan narapidana memperoleh remisi khusus II, dan Rutan Kelas II-B Banyumas sebanyak 40 narapidana memperoleh remisi khusus I.

Sementara itu, di Rutan Kelas II-B Banjarnegara terdapat sebanyak 64 narapidana memperoleh remisi khusus I dan dua narapidana memperoleh remisi khusus II, sedangkan di Lapas Kelas II-B Purbalingga sebanyak 63 narapidana memperoleh remisi khusus I dan tiga narapidana memperoleh remisi khusus II.

Baca Selengkapnya

Home Hard News Terorisme Napi Lapas Nusakambangan Tak Peroleh Remisi, 14 Orang Kasus Terorisme

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu