Aman Abdurrahman orang berpengaruh di Jemaah Ansharut Daulah (JAD) (15/05/2018). Foto: Antaranews

Otak Sekaligus Dalang Teror Bom Thamrin Tak Pernah Anjurkan Amaliyah

Estimasi Baca:
Jumat, 18 Mei 2018 13:55:35 WIB

Kriminologi.id - Otak sekaligus dalang teror bom di Thamrin, Jakarta Pusat, Aman Abdurrahman tak pernah menganjurkan melakukan amaliyah kepada pengikutnya. Aman hanya menyarankan kepada pengikutnya berjihad dengan berangkat ke Suriah. 

Demikian diutarakan Asrudin Hatjani, kuasa hukum Aman Abdurrahman usai sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat, 18 Mei 2018. Jaksa Penuntut Umum, Anita Dewiyani menjatuhkan tuntutan hukuman mati terhadap pimpinan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) itu. 

"Dia tidak perrnah menganjurkan amaliah. Ia hanya menyuruh untuk jihad dengan berangkat ke Suriah," ujar Asrudin, Jumat, 18 Mei 2018. 

Asrudin mengatakan, Aman Abdurrahman meyakini khilafah dan ia selalu  menyebarkan dalam setiap tausyiahnya. Akan tetapi, dalam tausyiahnya itu tak pernah menganjurkan untuk amaliyah.  

Asrudin juga menyatakan tuntutan hukuman mati dari jaksa penuntut umum itu sangat idak bijaksana. Alasannya, kata Asrudin, bahwa berdasarkan fakta di persidangan, tidak ada satupun saksi atau bukti yang bisa menjerat atau ada kaitannya antara Aman dengan insiden bom Thamrin, Kampung Melayu, dan  Samarinda. 

Ia menilai semua insiden bom itu hanya dikait-kaitkankan dengan kliennya, Aman Abdurrahman.

"Jadi intinya semuanya hanya dikait-kaitkankan oleh JPU," ujarnya.

Reporter: Muhammad Adam Isnan
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500