Ilustrasi Densus 88 Antiteror 88 Polri, Foto: Antaranews.com

Terduga Teroris Blitar Berprofesi Sebagai Penjual Tabung Elpiji

Estimasi Baca:
Minggu, 5 Ags 2018 13:00:16 WIB

Kriminologi.id - Tim Detasemen Khusus 88 Mabes Polri menggeledah rumah terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah atau JAD di Kelurahan Plosokerep, Kota Blitar, Jawa Timur. Di rumah terduga teroris yakni Lut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti.

Menurut keterangan Samsul, warga Kelurahan Plosokerep, Kecamatan Sanan Wetan, Kota Blitar, mengatakan, sehari-hari Lut bekerja sebagai penjual tabung elpiji.

"Kami cukup kaget, sebab selama ini ia (Lut) adalah pribadi yang baik dan sopan. Kalau sehari-hari kerjanya sebagai penjual (tabung) elpiji," ucap Samsul, Sabtu, 4 Agustus 2018.

Selain sebagai pribadi yang baik, Lut, kata Samsul, juga merupakan sosok yang akrab dengan para tetangga. Ia dengan tetangga lainnya tidak percaya jika Lut terlibat dalam jaringan JAD.

"Dengan tetangga baik, hanya pakaian saja yang beda," kata Samsul menambahkan.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Blitar AKP Heri Sugiono mengatakan kehadiran pihaknya di lokasi hanya diminta untuk membantu pengamanan. Bahkan, ia tidak mengetahui maksud Densus 88 menggeledah rumah Lut.

"Kami hanya diminta mendampingi saja, ini sifatnya 'back up' kegiatan tersebut, menambah kekuatan. Untuk selebihnya kegiatan itu apa, kami kurang paham," ujar Heri.

Tim Densus 88 Antiteror mengamankan Lut pada Jumat, 3 Agustus 2018 malam. Keesokan harinya, yakni Sabtu, 4 Agustus 2018, petugas menggeledah rumah Lut di Kelurahan Plosokerep, Kecamatan Sanan Wetan, Kota Blitar.

Kegiatan penggeledahan itu melibatkan personel polisi berpakaian preman, dan berjalan dalam waktu sekitar satu jam. Dari rumah tersangka teroris, petugas membawa beberapa barang bukti yang dimasukkan ke dalam amplop berwarna cokelat. Barang bukti itu di antaranya adalah SIM.

Sebelumnya, Tim Densus 88 Mabes Polri telah mengamankan Syamsul, Ketua JAD Jawa Timur. Syamsul dikenal dengan nama Abu Umar alias AU. Tim Densus 88 Mabes Polri menangkapnya pada awal Mei 2018, terkait teror bom di Surabaya.

Pada pertengahan Juni 2018, Tim Densus 88 Mabes Polri juga telah mengamankan lima warga Kabupaten Blitar. Dari lima orang tersebut, salah satunya adalah dokter umum yang juga membuka praktik pengobatan bekam. Kelimanya diamankan di tiga titik berbeda. Tiga orang di Kelurahan/Kecamatan Talun, satu orang di Kecamatan Gandusari, dan satu lagi di Kecamatan Wlingi.

Kapolres Blitar AKBP Anissullah M. Ridha saat itu mengungkapkan para terduga teroris yang diamankan di Kabupaten Blitar, tersebut berencana menyerang markas polisi dan bank, yang terungkap dari hasil pemeriksaan buku catatan milik terduga teroris.

Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500