Ilustrasi Teroris. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Teroris Ledakkan Gedung Saat Disergap, Korban Tewas Jadi 3 Orang

Estimasi Baca:
Minggu, 12 Ags 2018 13:05:39 WIB

Kriminologi.id - Penyergapan satu kelompok teroris di Kota As-Salt, bagian barat-laut Amman, Ibu Kota Jordania, menewaskan tiga orang. Dari 3 korban tewas, seorang di antaranya adalah perwira polisi.

Informasi tersebut disampaikan oleh pemerintah Jordania dalam siaran persnya pada Sabtu malam, 11 Agustus 2018 waktu setempat. Menurut Menteri Negara Urusan Media, Jumana Ghunaimat, pelaku teror bersembunyi di dalam satu gedung.

Saat disergap, mereka tak tinggal diam. Perlawanan kepada polisi pun terus digencarkan dengan melepaskan tembakan ke arah pasukan keamanan yang sedang memburu mereka.

“Pelaku teror berada di belakang serangan pada Jumat dengan menggunakan bahan peledak yang menewaskan seorang perwira keaman di Fuheis di Amman. Ketika pasukan polisi memasuki gedung tersebut, pelaku teror meledakkan gedung itu," kata Menteri Jumana.

Selain menwaskan tiga orang, serangan teroris saat penyergapan oleh polisi juga melukai 16 warga sipil. Para teroris menolak untuk menyerah. Malah, mereka terus gencar melepaskan tembakan. 

“Operasi keamanan masih berlangsung sampai Sabtu larut malam waktu setempat. Dari operasi tersebut, tiga pelaku teror ditangkap,” ujarnya.

Sementara pihak petugas di Rumah Sakit Umum As-Salt meminta bantuan darah. Pasalnya, banyak korban yang terluka, bahkan tak sedikit korban cedera berada dalam kondisi serius. Karena itu, pihak medis membutuhkan bantuan darah. 

Sebelumnya, pada Jumat, 10 Agustus 2018 waktu setempat, seorang perwira polisi Jordania tewas dan enam orang cedera ketika satu peledak rakitan diledakkan di Daerah Fuheis. Hingga kini penyelidikan masih terus berlangsung. Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung-jawab atas serangan tersebut. AS

Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500