Ilustrasi Densus 88 Antiteror 88 Polri, Foto: Antaranews.com

Tim Gabungan Polda Jabar Bekuk 6 Pelaku Penembakan Polisi di Tol Kanci

Estimasi Baca:
Senin, 3 Sep 2018 18:45:45 WIB

Kriminologi.id - Petugas dari tim gabungan Densus 88 dan Polda Jabar meringkus enam pelaku penembakan terhadap dua anggota polisi Jalan Raya (PJR) Tol Kanci-Pejagan. Mereka tertangkap di perbatasan wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

"Benar sudah diamankan oleh Densus 88 dan tim gabungan Polda Jabar," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat dikonfirmasi, Senin, 3 September 2018.

Peristiwa penembakan itu terjadi pada Jumat, 24 Agustus 2018 sekitar pukul 21.25 WIB di Kilometer 224.400 A arah Jawa Tengah. Terkait dengan identitas keenam pelaku penembakan tersebut, Trunoyudo mengatakan, pihaknya akan mempublikasikannya dalam waktu dekat.

"Nanti kami rilis segera," kata Trunojoyo singkat.

Terpisah, Direskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Umar Surya Fana menambahkan pelaku penembakan terhadap almarhum Ipda Dodon dan Aiptu Widi merupakan jaringan teroris.

"Ada enam pelaku yang diamankan, semuanya merupakan satu jaringan teroris," kata Umar saat dihubungi.

Dari informasi yang dihimpun, para pelaku yang diamankan itu diduga juga sebagai otak di balik pengeroyokan Brigadir Angga dan juga pelaku penyerangan anggota Polsek Bulakamba. 

Brigadir Angga adalah anggota Patroli Polres Cirebon Kota yang diserang secara tiba-tiba dari belakang oleh dua pelaku. Para pelaku itu menyerang menggunakan senjata tajam saat Brigadir Angga sedang bertugas.

Penyerangan ini mengakibatkan korban terluka bacokan di tubuhnya dan mendapat perawatan medis di RS Polri Kramat Jati Jakarta setelah sebelumnya mendapat perawatan di RSUD Cirebon.

"Tiga TKP saling terkait dan pelakunya satu jaringan (teroris)," kata Umar.

Polisi akan membawa para pelaku dari perbatasan Jateng-Jabar ke Bandung hari ini.

Sebelumnya diberitakan, dua anggota Polisi Unit PJR Tol Kanci-Pejagan Jabar 15 ditembak orang tidak dikenal. Peristiwa penembakan terjadi pada Jumat, 24 Agustus 2018, sekitar pukul 21.25 WIB di kilometer 224.400 A (arah Jawa Tengah).

Penembakan itu terjadi saat itu dua anggota yang sedang melakukan patroli, tiba-tiba didatangi kendaraan yang tidak diketahui identitasnya. Kendaraan misterius tersebut mengadang kendaraan dinas PJR 91501 dan menembakkan senjata api. 

Atas aksi itu, dua anggota polisi yakni Aiptu Widi Harjana dan Aiptu Dodon Kusdianto mengalami luka. Aiptu Widi Harjana mengalami luka pada bagian tangan, sementara Aiptu Dodon Kusdianto mengalami luka pada bagian mulut/robek.

Meski sempat dirawat, nyawa Aiptu Dodon Kusdianto tidak tertolong. Dodon meninggal dunia Selasa, 28 Agustus 2018 pagi saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Ia  sempat mendapatkan pertolongan pertama di RS Mitra Plumbon. 

Pihak medis telah melakukan operasi pengambilan serpihan proyektil yang bersarang di tubuhnya. Polri pun menaikkan pangkat Dodon menjadi Ipda.

Reporter: Arief Pratama
Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500