Ilustrasi penembakan Foto: Pixabay.com

11 Penjahat Jalanan Tewas Ditembak Saat Operasi Cipta Kondisi

Estimasi Baca:
Jumat, 13 Jul 2018 18:50:32 WIB

Kriminologi.id - Selama kurun waktu 3 hingga 12 Juli 2018, Polda Metro Jaya menembak 51 penjahat jalanan yang mencoba kabur atau melawan saat hendak ditangkap. Sebelas di antaranya tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.

Hal itu diungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono dalam dalam jumpa pers hasil operasi cipta kondisi jelang Asean Games 2018, di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 13 Juli 2018 siang.

Menurut Argo, hasil keseluruhan operasi mandiri yang dilakukan selama 2 minggu di semua Polres di jajaran Polda Metro jaya, 640 orang diamankan, dan 116 di antaranya ditahan.

Sedangkan 524 lainnya dilakukan pembinaan. "Mereka yang diamankan itu di antaranya yang tidak cukup alat buktinya dan berada dilokasi saat kejadian berlangsung," kata Argo.

Operasi mandiri cipta kondisi ini, lanjutnya, akan terus diintensifkan dalam dua minggu kedepan. Sasarannya adalah kejahatan jalanan seperti begal, jambret dan pencurian rumah kosong.

"Kita himbau masyarakat untuk mengamankan dirinya sendiri dan  selalu waspada. Diantaranya dengan tidak memakai perhiasan yang berlebihan, tidak menggunakan HP di pinggir jalan atau di motor, serta bagi wanita tidak memakai atau meletakkan tas ditempat yang mudah dijambret," ujar Argo. 

Operasi berantas jambret di ibu kota dilakukan menyusul maraknya aksi pejambreta dan pembegalan akhir-akhir ini. Kasus yang teranyar adalah tewasnya Warsilah di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Wanita berusia 37 tahun itu terjatuh dari atas motor ojek online dan tewas seketika karena berusaha mempertahankan tasnya yang ditarik pelaku.

Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Syahrul Munir
Sumber: RRI
KOMENTAR
500/500