Ilustrasi PNS korupsi. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

19 PNS Mantan Napi Koruptor di Malut Terancam Dipecat

Estimasi Baca:
Rabu, 29 Ags 2018 05:35:47 WIB

Kriminologi.id - Sebanyak 19 pegawai negeri sipil di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara terancam dipecat karena telah menyandang status narapidana kasus korupsi.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Malut Idrus Assagaf mengatakan ke-19 orang mantan napi koruptor ini untuk pemecatannya akan dibicarakan lagi antara Sekprov, Inspektorat, dan Biro Hukum dan BKD.

Tetapi yang pasti, katanya lagi, hasil akhirnya akan mengarah pada pemecatan, karena sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Berkaitan masalah kepegawaian, lanjut mantan Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Malut ini, dengan adanya putusan inkrah dari pengadilan terkait kasus yang menyeret mereka. Secara tidak langsung nama-nama tersebut sudah akan di-blacklist secara otomatis di BKN Manado.

"Yang jelas data mereka sudah di-blacklist di BKN, dan mereka sudah tidak bisa lagi memproses berkala dan persyaratan kepegawaian lainnya," katanya di Ternate, Selasa, 28 Agustus 2018.

Bahkan, kata Idrus, untuk proses kenaikan pangkat, Pemprov Malut juga tidak bisa melakukannya. Karena dengan sendirinya, jika yang bersangkutan sudah di-blacklist secara otomatis di BKN.

"Saya belum bisa menentukan sikap secara sendiri untuk ke-19 orang ini, karena saya masih harus membicarakan bersama-sama dengan Sekda dan Inspektorat serta Biro Hukum, dan pembahasan ini insya Allah akan ditentukan dalam waktu dekat ini," ujarnya.

Selain itu, dia menegaskan, jika sudah memiliki putusan inkrah dari pengadilan dan mereka masih merasakan berbagai tunjangan dan gaji, maka ini akan menjadi temuan di kemudian hari.

"Kalau memang mereka menikmati itu, maka akan menjadi temuan, dan itu bukan kewenangan saya, melainkan kewenangan BPK," kata dia.

Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500