Dok. Jemaah haji. Foto: Ist/Kriminologi.id

Air Zam Zam Palsu Merek La Lattul Water Beredar di Toko Oleh-oleh Haji

Estimasi Baca:
Rabu, 8 Ags 2018 12:40:57 WIB

Kriminologi.id - Hati-hati saat membeli air zam zam. Sebuah pabrik yang berlokasi di Pagilaran, Kabupaten Batang, Jawa Tengah ternyata memproduksi air zam zam palsu bermerek La Lattul Water.

Pemalsuan air zam zam itu terungkap setelah petugas Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah membongkar pabrik itu pada 26 Juli 2018 lalu.

"Produk ini sudah beredar di berbagai toko oleh-oleh haji di wilayah Jawa Barat khususnya Bandung," kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono di Semarang, Rabu, 8 Agustus 2018.

Dalam pengungkapan itu, polisi menetapkan dua orang pemilik pabrik yaitu Y (37) dan E (54) sebagai tersangka.

Menurut Condro, pabrik yang digerebek anak buahnya itu telah beroperasi sejak Oktober 2017.

Selama beroperasi, kedua pelaku telah melakukan 30 kali pengiriman air zam zam palsu ke berbagai tempat dengan omset mencapai Rp 1,8 miliar.

Pemalsuan air zam zam tersebut dilakukan pelaku dengan cara mengemas ulang air yang berasal dari air minum dalam kemasan.

Air tersebut kemudian diwadahi ke sejumlah botol berbagai ukuran yang diberi label sebagai air zam zam. 

"Botol-botol tersebut dipasangi label sendiri sebelum didistribusikan," terang Condro.

Condro juga memastikan bahwa air zam zam palsu bermerek La Lattul Water tersebut tak memiliki izin edar dari BPOM.

Menurut Condro, kedua pelaku mengaku telah menarik produk La Lattul Water yang telanjur dilepas ke pasaran.

Namun polisi tetap mengimbau kepada penjual yang masih menemukan produk tersebut di pasaran untuk menariknya kembali.

"Melalui media massa ini kami imbau penjual yang masih mendapati produk dengan merek ini menariknya," kata Condro.

Kedua pelaku dijerat dengan Undang-undang Nomor 3 tahun 2014 tentang perindustrian, Undang-undang Nomor 18 tahub 2012 tentang pangan, dan Undang-undang Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500