AKBP M. Yusuf, polisi yang aniaya pencuri wanita di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung. Foto: Ist/Kriminologi.id

AKBP M Yusuf Diamankan Saat Antar Anak Daftar Kuliah di Bandung 

Estimasi Baca:
Jumat, 13 Jul 2018 17:55:36 WIB

Kriminologi.id - Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan pihaknya mengamankan AKBP M Yusuf. 

Pengamanan dilakukan terkait viralnya video mantan Kasubdit Kilas Ditpamobvit Polda Kepulauan Bangka Belitung menendang ibu-ibu yang mencuri susu di toko miliknya.

Ia menjelaskan, Polda Jabar diminta Polda Babel mengamankan AKBP M Yusuf yang saat itu sedang ada di Bandung.

"Jadi gini, hari ini AKBP M Yusuf ini sedang izin ada di Bandung. Nah, video viralnya itu terjadi saat beliau di Babel. Video ini viral sejak Kamis kemarin, posisi yang bersangkutan sedang mengantar anaknya mendaftar kuliah di Bandung," kata Trunoyudo, Jumat, 13 Juli 2018.

Untuk itu, tim Propam Polda Jabar diminta melakukan pengamanan terhadap yang bersangkutan karena sedang berada di Bandung.

"Benar sedang ada di Bandung, kami amankan Jumat pagi di salah satu jalan di kota Bandung," ujarnya.

Ia memastikan, tidak ada pemeriksaan terhadap AKBP M Yusuf di Polda Jabar.

"Jadi kami tegaskan, Polda Jabar hanya membantu mengamankan yang bersangkutan saja. Tak ada pemeriksaan," kata Trunoyudo.

Ia menjelaskan, kasus AKBP M Yusuf menjadi ranah Mabes Polri dan Polda Babel.

"Tadi pagi sudah dibawa ke Propam Mabes Polri, kalau diamankannya sekali lagi benar dilakukan di Bandung oleh tim Propam Polda Jabar," ujar Trunoyudo.

Oknum polisi aniaya pencuri wanita di Pangkalpinang. Foto: Ist/Kriminologi.id
Oknum polisi aniaya pencuri wanita di Pangkalpinang. Foto: Ist/Kriminologi.id

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Babel, AKBP Mun'im membenarkan adanya pencurian yang terjadi di toko milik anggotanya yang bernama AKBP M Yusuf. Ia pun menjelaskan kronologi pencurian yang diakhiri pemukulan yang dilakukan AKBP M Yusuf.

Kejadian itu berawal ketika penjaga tokonya menelepon Yusuf jika ada rombongan orang mencurigakan datang ke toko untuk belanja.

"Saat Pemilik Y ada di rumah, dapat telepon dari penjaga toko bahwa pukul 19.00 WIB Rabu, 11 (Juli 2018) ada orang masuk toko pura-pura belanja berombongan berjumlah 7 orang," kata Mun'im saat di konfirmasi, Jumat, 13 Juli 2018.

Dari ketujuh orang itu, satu orang tinggal di luar toko sambil menunggu di dalam mobil Avanza, sedangkan keenam lainnya masuk ke dalam toko.

Aksi pencurian pun ketahuan oleh salah satu penjaga toko. Empat orang berhasil keluar melarikan diri dengan mobil dan tiga lagi tertangkap.

"Tiga ketangkap (dua ibu-ibu dan satu anak 14 tahun). Empat orang melarikan diri pakai mobil Avanza. Lalu penjaga toko melaporkan pencurian ke Polres Pangkalpinang," ujar Mun'im.

Yusuf pun datang ke toko untuk menemui pencuri itu. Dia pun geram kepada salah satu ibu-ibu yang juga pelaku pencuri. Sebab, ibu-ibu tersebut selalu berkata "tidak tahu" saat diintrograsi Yusuf.

"Saat Y selaku pemilik menanya Ibu itu, bilangnya, tidak tahu semuanya, KTP tidak ada, tempat tinggal tidak ada, ditanya tempat temannya yang lari juga tidak tahu. Akhirnya Y terpancing emosi karena mereka ramai-ramai maling, saat yang ketangkap ditanya, bilangnya tidak tahu semua," kata Mun'im.

Salah satu petugas penjaga toko pun merekam aksi pemukulan tersebut dan video pun menjadi viral. Dalam video tersebut, AKBP Yusuf terlihat menggunakan baju bertuliskan Polisi di bagian belakang.

"Berhubung di dalam Toko terdapat seseorang sebagai pemilik toko (menggunakan kaos bertuliskan POLISI), maka Bidpropam Polda Babel langsung dipimpin Kabid Propam sedang melakukan lidik dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Pangkalpinang," ujar Mun'im.

Reporter: Arief Pratama
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500