Aktivitas Judi Sawah Besar Dimulai Saat Maghrib, Polisi Buru Ketua RT

Estimasi Baca :

TKP Rumah Judi, Jalan Dwi Warna Gang Buntu, Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat (14/3/2018). Foto; M. Adam Isnan/Kriminologi.id - Kriminologi.id
TKP Rumah Judi, Jalan Dwi Warna Gang Buntu, Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat (14/3/2018). Foto; M. Adam Isnan/Kriminologi.id
Warga sekitar lokasi tempat judi di Sawah Besar mengungkapkan, arena judi dimulai saat Maghrib. Ketua RT setempat juga tengah diburu pihak kepolisian.

Kriminologi.id - Sebuah rumah judi kawasan Jalan Dwi Warna, Gang Buntu RT 15/RW 9, Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat digrebek tim personel gabungan dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya, dan Polres Jakarta Pusat. 

Penggrebekan itu dilakukan pada Senin, 12 Maret 2018, malam sekitar pukul 18.30 WIB hingga pukul 21.30 WIB.

Agus, salah satu warga yang tinggal di sebelah lokasi rumah judi saat ditemui Kriminologi mengatakan, aktivitas judi di rumah itu dimulai saat waktu Maghrib tiba.

"Jadi setahu saya mereka mulai datang ke rumah judi itu pas Maghrib, mereka datang. Makanya kemarin waktu polisi grebek itu kan pas Maghrib. Nah, mereka lagi baru mulai itu," ujar Agus saat ditemui Kriminologi di rumahnya, Rabu, 14 Maret 2018.

"Saya juga kebetulan pas lagi pulang kerja. Saya melihat ramai-ramai banyak Polisi grebek, saya sempat kaget juga," katanya.

Baca Juga: Penyedia Tempat Judi di Sawah Besar Pasang Mata-mata di Setiap Gang

Sementara saat diminta keterangan terkait rutinitas dan aktivis judi di setiap harinya, Agus mengaku tidak begitu paham. Namun Agus sempat melihat beberapa orang ke luar dari rumah judi itu untuk membeli makan.

"Ya ada sekitar empat lima orang beli makan ke luar terus masuk lagi ke rumah itu," ucapnya.

Agus juga mengatakan, Polisi hingga kini masih memburu Ketua RT setempat karena disinyalir ikut serta dan mengetahui aktivitas perjudian di rumah itu.

"Itu Ketua RT-nya juga lagi dicari, makanya dia sekarang kabur kan, takut dia. Bukan pergi ke luar kota," katanya mengungkapkan.

TKP Rumah Judi, Jalan Dwi Warna Gang Buntu, Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat (14/3/2018). Foto; M. Adam Isnan/Kriminologi.id

TKP Rumah Judi, Jalan Dwi Warna Gang Buntu, Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat (14/3/2018). Foto; M. Adam Isnan/Kriminologi.id

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Roma Hutajulu sebelumnya menuturkan, penggrebekan bermula pada saat tim gabungan mendapatkan laporan dari masyarakat di sekitar Jalan Dwi Warna terdapat arena perjudian yang meresahkan masyarakat. 

"Sehingga tim gabungan melakukan penyelidikan dan ditemukan bahwa di tempat tersebut terdapat arena perjudian dengan jenis permainan Pai Qiu atau Qiu Qiu," kata Roma saat dikonfirmasi, Selasa, 13 Maret 2018.

Baca Juga: Warga Taiwan Terlibat Judi di Rumah Kosong, Uang Rp 300 Juta Disita 

Roma menambahkan, modus operandi yang dilakukan ialah dari pihak penyelenggara menyiapkan arena di dalam rumah yang telah dirancang dengan akses masuk ke dalam yang susah.

"Hanya orang-orang tertentu yang bisa masuk, serta memasang mata-mata di setiap jalan atau gang masuk ke arena," ujarnya.

Usai masuk, kata Roma, para pemain lalu memasang taruhannya atau pasangan judi sesuai dengan ketentuan di arena tersebut. 

Menurut dia, kemenangan atau pun kekalahan judi ditentukan sang Bandar, termasuk pembagian uang kemenangan dan kekalahan. 

"Jumlah nominal setiap sekali pemasangan berkisar Rp 100 ribu hingga Rp 2 juta. Omset di arena tersebut mencapai ratusan juta rupiah," ucapnya.

Dalam penggrebekan itu, Roma mengatakan, Polisi berhasil mengamankan seorang bandar bernama Ahay Sembiring (55) dan mengamankan sebanyak 87 pemain.

"Yang terdiri dari warga negara Taiwan dan sebagiannya lagi warga negara Indonesia," ucapnya.

Baca Juga: Video Penggerebekan Tempat Judi di Sawah Besar, Polisi Ciduk 87 Orang 

Dari penggrebekan tersebut, barang bukti yang berhasil diamankan antara lain berupa satu meja permainan Pai Qiu atau Qiu Qiu, tiga set kartu domino, dua set kartu remi, uang tunai sejumlah Rp 158.600.000, serta empat unit kalkulator.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan pasal tindak pidana Perjudian yang sebagaimana diatur dalam Pasal 303 KUHP.

Baca Selengkapnya

Home Hard News Umum Aktivitas Judi Sawah Besar Dimulai Saat Maghrib, Polisi Buru Ketua RT

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu