Petrus (tengah) pelaku pembunuhan Ali Rahman di Cawang, Jakarta Timur (17/04/2018). Foto: Ist/Kriminologi.id

Alasan Mahasiswa UKI Cawang Bunuh Ali, Kesal Dimasukkan Grup WA LGBT

Estimasi Baca:
Selasa, 17 Apr 2018 18:25:17 WIB

Kriminologi.id - Polisi menduga pembunuhan yang dilakukan Petrus Ualubun terhadap Ali Rahman dilatari oleh masalah LGBT. Mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) itu mengaku marah karena dimasukkan ke dalam grup WhatsApp LGBT dan diminta Ali mengirimkan foto alat kelaminnya.

"Anak itu dimasukkan ke grup WA yang berisi grup LGBT, tapi dia bukan pelaku (LGBT). Maka dia marah kenapa dimasukin ke dalam grup (LGBT) itu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin, 16 April 2018.

Tak hanya dimasukkan ke dalam grup LGBT, Petrus juga merasa kesal karena diminta mengirimkan foto yang memperlihatkan alat kelaminnya. Namun pria 21 tahun asal Maluku itu menolak permintaan Ali dan meminta Ali menemuinya di kosnya di kawasan Cawang.

"Dia (Petrus) marah dan manggil dia (Ali)," kata Argo.

Jasad Ali Rahman ditemukan di Gang Waru, Cawang 

Petrus ditangkap petugas Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur di rumah kakaknya Johanes Aulubun di Wisma Pondok Anugerah Group di Jalan Raya Serang, Desa Sukadami, Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat pada Selasa pagi tadi sekitar pukul 06.45 WIB.

Penangkapan Petrus terkait penemuan jasad Ali Rahman yang ditemukan tewas bersimbah darah di Gang Waru, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin, 16 April 2018 sekitar pukul 20.00 WIB. Polisi menduga warga Jalan Swasembada, Jakarta Utara itu dihabisi nyawanya oleh Petrus. RZ

KOMENTAR
500/500