Tersangka pembegalan mahasiswi di Bandung bernama Shanda Puti. Foto: Arief Pratama/Kriminologi.id

Alasan Polisi Tembak Mati Pelaku Begal Tewaskan Shanda Puti Denata

Estimasi Baca:
Rabu, 5 Sep 2018 15:50:06 WIB

Kriminologi.id - Polisi berhasil menangkap pelaku begal sadis terhadap Shanda Puti Denata. Salah satu pelaku, Aminatus Sholihin tewas ditembak polisi.

Direskrimum Polda Jabar, Kombes Umar Surya Fana, menjelaskan eksekutor pembegalan yang menewaskan Shanda adalah Aminatus Sholihin. Dia ditembak mati karena kabur saat ditangkap.

"Kami memberikan tindakan tegas dan terukur, tersangka ini berusaha kabur saat ditangkap," kata Umar di RS Sartika Asih, Bandung, Rabu, 5 September 2018.

Menurut Umar, polisi awalnya menangkap Yonas Aditya yang tengah menjual ponsel hasil rampasan di daerah Baleendah Rancamanyar, Kabupaten Bandung. Berdasarkan keterangan Yonas, polisi kemudian bergerak mencari Aminatus di rumahnya di kawasan Cibeunying Kaler.

"Yonas kita bawa dan diminta nenunjukan lokasi rumah Aminatus Sholihin. Saat ditunjukan, pelaku Aminatus Sholihin langsung lari melihat petugas datang ke rumahnya di kawasan Cibeunying Kaler," ujarrnya.

Umar menambahkan, dari dua pelaku ini, Aminatus Sholihin merupakan pelaku utama yang mengambil ponsel milik almarhumah Shanda Puti. "Jadi dua pelaku ini, untuk Yonas sebagai joki dan Aminatus sebagai eksekutor," katanya

Selain itu, berdasarkan penyelidikan, kedua pelaku ini merupakan spesialis begal ponsel yang menyasar pengendara motor.

Sebagai barang bukti, polisi menyita lima ponsel pintar Android berbagai mereka, satu buah tas, dua lembar STNK, beberapa kartu sim card dan sebuah sepeda motor Honda beat warna hitam dengan nomor polisi D 5699 KP.
    

Reporter: Arief Pratama
Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500