Polsek Kelapa Gading merilis kasus bajing loncat spesialis besi tua. Foto: Walda Marison/Kriminologi.id

Bajing Loncat Besi Tua di Kelapa Gading, Eksekutornya Pakai Motor

Estimasi Baca:
Rabu, 29 Ags 2018 20:45:42 WIB

Kriminologi.id - Empat pelaku bajing loncat di Kelapa Gading membagi tugas dalam menjalankan perannya masing-masing. Kelompok pertama bertugas sebagai eksekutor yang dilakukan oleh GP dan FS.

Sedangkan tugas pengawas memastikan aksinya berjalan, yakni FAS dan MIN. Keempat pelaku ini telah diamankan polisi dalam waktu berbeda.

Aksi keempat bajing loncat ini viral lantaran terekam sedang mencuri sepotong besi dari truk barang yang berhenti menunggu lampu merah di Jalan Raya Pegangsaan Dua, tepatnya di depan Apartement Greenhill, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Aksi tersebut terjadi pada 17 Juli 2018, tepatnya pukul 14.30 siang, namun baru diviralkan tanggal 23 Agustus 2018.

Kapolsek Kelapa Gading Kompol Martua Silitonga mengatakan tiga GP, FAS dan MIN ditangkap tanggal 24 Agustus. "Sedangkan ES baru bisa kita tangkap kemarin tanggal 28 Agustus," lanjutnya.

Keempat tersangka pun memiliki peran masing masing dalam menjalankan tugasnya.  GP berperan membonceng FS untuk menghampiri truk yang sedang berhenti di lampu merah.

Setelah itu, FS mengambil besi yang ada didalam bak truk dan langsung memberikanya kepada GP. "Tersangka FAS dan MIN berperan mengawasi agar aksi bisa berjalan lancar," lanjutnya.

Dari aksi tersebut, keempat tersangka hanya mendapatkan potongan besi seberat 34 Kilogram. Mereka menjual potongan besi tersebut seharga Rp 180 ribu.

"Dijual ke tukang besi sebesar Rp 180 ribu. Nah haslinya dibagi empat sama mereka," lanjutnya.

Atas aksinya tersebut, keempat tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.

Hingga saat ini keempat tersangka masih mendekam dibalik jeruji besi Polsek Kepala Gading.

Reporter: Walda Marison
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500