Balai POM Ambon Temukan 1.469 Kemasan Pangan Tanpa Ijin Edar

Estimasi Baca :

Gedung Badan Pengawas Obat dan Makanan, Foto: Ist/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Gedung Badan Pengawas Obat dan Makanan, Foto: Ist/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Ambon menemukan sebanyak 1.469 kemasan pangan Tanpa Ijin Edar (TIE) di Kota Ambon dan Kabupaten Buru Selatan. Selain Kemasan Tanpa Ijin Edar, dari hasil pengawasan hingga Kamis, BPOM juga ditemukan pangan kadaluarsa sebanyak tujuh item atau 425 kemasan dan pangan yang rusak berjumlah dua item atau empat kemasan.

"Pangan kadaluarsa yang kami temukan berupa minumam ringan serbuk dalam sachet, biskuit dan mie instan itu kami amankan di 40 sarana di Kota Ambon dan Namrole," kata Kepala BPOM Ambon Hariani, pada Kamis, 17 Mei 2018.

Menurut dia, saat pihaknya menemukannya di lapangan, produk TIE itu ijin edarnya sudah habis dan belum dilakukan pendaftaran ulang. Namun, produk tersebut masih beredar di Maluku.

BPOM kemudian mengamankan produk-produk tersebut agar dapat ditelusuri siapa pelaku usahanya dan sumber pembeliannya. Data-data ini, kata Hariani akan menjadi informasi juga bagi BPOM di provinsi lain.

"Yang ijin edarnya sudah tidak berlaku juga kami amankan dan tidak kami musnahkan, agar kami dapat melakukan pengecekan apakah masa ijin edarnya itu sudah habis atau dalam proses perpanjangan," katanya.

Hariani menjelaskan, syarat makanan terjamin yang beredar di masyarakat adalah memiliki ijin edar. Jika tidak maka belum dapat dipastikan makanan tersebut aman dan sehat. Tetapi, Hariani menambahkan, jika sudah memiliki ijin edar pun, makanan tersebut belum bisa dijamin aman jika masa edarnya habis.

"Karena itu kami terus melakukan pengawasan untuk menjamin makanan yang dijual pelaku usaha aman dan sehat. Kami juga akan melakukan pengujian di laboratorium untuk memastikan apakah makanan ini mengandung bahan berbahaya atau mikroba yang melebihi ambang batas atau tidak," ujarnya.

Ia menambahkan, tindakan yang pihaknya lakukan kepada penjual panganan kadaluarsa adalah berupa teguran untuk tidak lagi menjual pangan tersebut. Jika pihaknya masih menemukan kembali produk ini di lapangan, kata Hariani, maka akan dilakukan proses hukum.

"Sanksi awal diberikan teguran agar pengelola memperhatikan produk yang akan dijual, tetapi jika dalam pengawasan masih ditemukan lagi, maka kami akan melakukan proses hukum," kata Hariani tegas. AS

Baca Selengkapnya

Home Hard News Umum Balai POM Ambon Temukan 1.469 Kemasan Pangan Tanpa Ijin Edar

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu