Biliar Al Diablo, Tempat Anggota TNI Ditusuk Ternyata Bebas Bawa Miras

Estimasi Baca :

Rekaman CCTV perkelahian di tempat biliar Depok (6/6/2018). Foto: Inem Bohay/Youtube - Kriminologi.id
Rekaman CCTV perkelahian di tempat biliar Depok (6/6/2018). Foto: Inem Bohay/Youtube

Kriminologi.id - Tempat hiburan Biliar Al Diablo yang terletak di Jalan Raya Bogor Km 30, Depok, Jawa Barat, menjadi pilihan orang-orang berseragam dan sejumlah pemuda yang datang dari berbagai wilayah. Selain harganya yang murah, Biliar Al Diablo jadi pilihan karena tempatnya yang membebaskan bagi para pengunjung membawa minuman keras dari luar. 

Menurut Zaenal, salah seorang penjaga Warteg Sampurna Jaya, warung makan yang letaknya berada persis di sisi kanan tempat Biliar Al Diablo, para pengunjung kerap membawa minuman keras yang masih di dalam botol untuk diminum di tempat mereka bermain biliar. 

“Memang sering main biliar di situ pada bawa minuman (keras). Ya mungkin abis kerja pada capek, malemnya main biliar sambil minum (minuman keras). Mungkin buat mereka yang main bisa menghilangkan stres,” kata Zaenal kepada Kriminologi.id saat ditemui di Depok, Jawa Barat. 

Akibat pengaruh minuman keras itulah, kata Zaenal, kerap terjadi keributan di tempat Biliar Al Diablo. Keributan tersebut bukan hanya terjadi pada anggota Brimob dan TNI yang berujung pada penusukan Serda Darma Aji dan Sersus Nikolas Kegomoi. Namun, jauh sebelum itu juga pernah terjadi keributan.  

“Dulu-dulu juga pernah ada orang yang berantem di situ. Tidak tahu gara-gara apa. Tapi memang sebelumnya pada minum dulu. Mungkin saja gara-gara kesinggung atau marah, namanya sambil minum kadang kalau salah ngomong dikit langsung main hajar,” tutur Zaenal.

Dua anggota TNI Serda Darma Aji dan Rekannya Serda Nikolas Kegomoi turut menjadi korban akibat keributan yang terjadi di Biliar Al Diablo. Keduanya ditusuk setelah dikeroyok terlebih dahulu oleh 8 anggota Brimob. Usai penusukan, keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Tugu Ibu yang terletak di Jalan Raya Bogor KM 29, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat. 

Karena mendapatkan luka tusuk yang cukup dalam, Serda Darma Aji dan Serda Nikolas Kegomoi akhirnya dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto di Jalan Abdul Rahman Saleh, Jakarta Pusat. Sayang, nyawa Serda Darma Aji tidak tertolong. Pada Jumat siang, 8 Juni 2018 Serda Darma Aji dinyatakan meninggal dunia. Sementara rekannya Serda Nikolas Kegomoi masih mendapatkan perawatan intensif hingga kini.
 

Baca Selengkapnya

Home Hard News Umum Biliar Al Diablo, Tempat Anggota TNI Ditusuk Ternyata Bebas Bawa Miras

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu