Rusun Tahap 3 Kemayoran di Jalan Dakota, Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto: Erwin/Kriminologi.id

Bocah Tewas Tertimpa Batu, Warga Rusun Kemayoran Pernah Lempar Senpi

Estimasi Baca:
Minggu, 9 Sep 2018 18:10:22 WIB

Kriminologi.id - Andri Wibowo (9), siswa SD Kebon Kosong 05 Pagi, Kemayoran, Jakarta Pusat, tewas akibat tertimpa batu konblok yang diduga dilempar dari gedung Ruman Susun Tahap 3 Kemayoran, Jakarta Pusat. Warga mengaku sebelumnya warga juga mendapati botol air mineral hingga senjata api atau pistol yang dilempar dari gedung itu.

Menurut warga yang tinggal di sekitar rusun yang terletak di Jalan Dakota V, Kemayoran, Jakarta Pusat, pelemparan barang-barang kerap terjadi dari gedung rusun tersebut. Salah seorang warga sekitar bernama Mujiono menjelaskan, sebelumnya ada penghuni rusun yang melempar botol air mineral ukuran 1 liter.

"Pas dilempar kadang kena mobil yang lagi lewat atau yang lagi parkir," tutur Mujiono kepada Kriminologi.id, Minggu, 9 September 2018.

Mujiono menambahkan, beberapa pekan silam, pernah terjadi pelemparan helm proyek yang jatuh tepat di lokasi tempat Andri tewas.

"Tiga minggu yang lalu, itu kejadiannya malem-malem abis azan Isya.Lokasinya juga ya sama persis waktu kemarin ada konblok yang kena de Andri, di situ. Kalau yang helm proyek itu yang kena tukang nasi goreng, gerobak atasnya langsung penyok," tutur Mujiono.

Selain itu, Darta, seorang warga sekitar lainnya menjelaskan, beberapa hari setelah aksi pelemparan helm tersebut, benda berbahaya seperti batang besi dan kayu juga pernah dilempar dari atas gedung rusun itu

"Pas dilempar kena atap parkiran. Warga yang lagi pada di sekitar apartemen kaget semua, ya masa sering gitu barang-barang dilempar, kan ngeri juga, kalau kami-kami yang kena," ujar Darta.

Menurut Darta 4 bulan yang lalu, ada pistol yang juga dilempar dari atas gedung. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Menurut Darta saat itu dirinya bersama warga lainnya tengah berkumpul di seberang rusun.

“Tiba-tiba ada suara buk, kirain apaan, eh pas ditengokin ternyata pistol beneran. Kami langsung lapor pak RW, pas ada orang Polsek Kemayoran kan diperiksa, itu pistol ada isinya, 6 peluru," ujar Darta.

Sejak peristiwa pelemparan pistol tersebut, Darta, Mujiono dan warga sekitar berniat untuk melakukan pengawasan apabila ada aksi pelemparan benda berbahaya lagi dari gedung Apartemen Rusun Tahap 3.

Diberitakan sebelumnya, Andri Wibowo tewas tertimpa batu konblok dari Rumah Susun Tahap Tiga Kemayoran di Jalan Dakota, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu, 8 September 2018, sekitar pukul 13.00 WIB.

Saat itu Andri sedang bermain bersama temannya Iqbal dan Reyhan. Ketiganya sedang bermain sambil membeli jajan cilok yang mangkal di lokasi kejadian. Warga yang melihat peristiwa itu lalu membawa korban ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Reporter: Erwin Maulana
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500