Ilustrasi--Pencurian kotak amal Masjid Baiturrahman Pusdik Lantas Polri, Serpong Utara. Ist/Kriminologi.id

Cari Modal Jualan Gorengan, Pria Curi Kotak Amal Enam Masjid di Bali 

Estimasi Baca:
Kamis, 2 Ags 2018 14:39:44 WIB

Kriminologi.id - Pelaku pencurian kotak amal di sejumlah masjid di Kabupaten Jembrana, Bali, tertangkap setelah pelaku terekam CCTV di salah satu masjid. Pelaku, Yon (32), warga asal Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur itu mengaku nekat mencuri uang di kotak amal demi mengumpulkan modal untuk jualan gorengan.

"Pelaku merupakan pencuri spesialis kotak amal masjid. Hasil pemeriksaan sementara, ia sudah melakukan pencurian uang kotak amal pada enam masjid," kata Kasat Reserse Kriminal Polres Jembrana AKP Yusak Agustinus Sooai di Negara, Jembrana, Kamis, 2 Agustus 2018.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku yang menyewa tempat kos di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, berpura-pura buang air kecil di masjid.

"Buang air kecil itu merupakan modusnya sambil mengamati situasi. Saat masjid ia lihat dalam keadaan sepi, baru ia menjalankan aksinya membuka kotak amal dengan cara merusak kuncinya. Di beberapa masjid, ia terlebih dahulu membawa kabur kotak amalnya, baru membukanya setelah dirasa tidak ada yang melihat," katanya.

Menurut Yusak, berdasarkan keterangan pelaku, pencurian yang dilakukan menyebar di sejumlah masjid di Kecamatan Negara, Pekutatan hingga Melaya.

Terakhir, pengurus salah satu masjid di Kecamatan Negara melapor ke polisi dengan menyertakan bukti pelaku yang terekam CCTV, sehingga tidak berapa lama polisi menangkap laki-laki yang memiliki satu orang anak ini di tempat kosnya.

"Dari masjid yang terakhir ia curi isi kotak amalnya, ia mendapatkan uang Rp 3,5 juta. Kalau di masjid lain jumlahnya bervariasi, dan beberapa kali ia mencuri di masjid yang sama," katanya.

Selain kotak amal dari masjid yang terakhir kali Yon masuki, polisi juga menyita berbagai barang bukti seperti tas yang berisi baju tersangka serta peralatan untuk merusak kunci kotak amal, serta sejumlah peralatan dapur.

Terkait dengan beberapa jenis peralatan dapur yang dibeli dari hasil mencuri uang kotak amal masjid, tersangka mengatakan, akan digunakan untuk berjualan gorengan.

Akibat perbuatannya ini, perantau yang baru sekitar empat bulan tinggal di Kabupaten Jembrana ini harus menjalani proses hukum lebih lanjut. 

Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500