Demonstran berkumpul di depan kantor pemerintah provinsi Basra, Irak. (5/9/2018). Foto: Anadolu Agency

Demonstrasi Irak Tewaskan 7 Orang, Massa Bakar Kantor Stasiun Televisi

Estimasi Baca:
Jumat, 7 Sep 2018 14:28:46 WIB

Kriminologi.id - Gedung stasiun televisi nasional dan beberapa gedung partai politik di kota Basra, Irak selatan, dibakar sekelompok demonstran. Mereka memprotes tingkat pengangguran yang tinggi, layanan publik yang buruk, dan praktik korupsi di Basra.

Massa membakar beberapa gedung perkantoran yang digunakan oleh Asa'ib Ahl al-Haq yang mendukung milisi Syiah pro-Iran, Dewan Tertinggi Islam, dan Gerakan Kebijaksanaan Nasional pimpinan Ammar al-Hakim, Kamis, 7 September 2018, dilansir dari Anadolu.

Pada Rabu 5 September 2018, gedung pemerintahan kota juga dibakar massa. Video rekaman insiden itu kemudian tersebar di media sosial.

Dalam aksi protes telah berlangsung sejak 9 Juli 2018, di Basra dan provinsi lain di daerah selatan dan tengah Irak, massa memprotes tingkat pengangguran yang tinggi, layanan publik yang buruk, dan praktik korupsi.

Massa juga kecewa karena sektor energi domestik mempekerjakan warga negara asing. Sementara itu warga juga mengeluhkan listrik yang kerap mati di tengah musim panas dengan suhu mencapai 50 derajat Celsius.

Sementara itu jumlah demonstran yang tewas di Provinsi Basra, menjadi tujuh orang dalam 48 jam terakhir, menurut sumber medis lokal. Pada Kamis, enam orang warga Irak tewas dalam demonstrasi.

Anadolu melaporkan, sumber di rumah sakit umum Basra yang memilih identitasnya dirahasiakan, mengatakan demonstran terakhir tewas karena tembakan pada Rabu malam.

Menurut komite hak asasi manusia, setidaknya 24 demonstran tewas sejak protes yang berlangsung mulai meledak pada 9 Juli 2018. Komite menuduh pasukan keamanan menggunakan "kekerasan berlebihan" terhadap para pedemo yang melukai 93 orang.

Setidaknya 18 anggota pasukan keamanan juga terluka dalam rentang waktu yang sama, menurut komite HAM.

Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500