Ilustrasi ponsel, Foto: Pixabay.com

Deposit Rp 200 Juta Hilang, Agen Pulsa Laporkan Telkomsel ke Bareskrim

Estimasi Baca:
Selasa, 7 Ags 2018 20:00:43 WIB

Kriminologi.id - Winardi Budiarto, seorang agen pulsa partai besar di Jakarta Timur melaporkan PT Telkomsel ke Bareskrim Polri. Pelaporan itu dilakukan setelah ia mengalami kehilangan deposit pulsa Telkomsel sebesar Rp 200 juta.

Laporan polisi tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/968/VIII/2018/Bareskrim tertanggal 7 Agustus 2018. Dalam laporan tersebut, Winardi menuding Telkomsel melakukan tindak pencurian biasa, penggelapan, penipuan atau perbuatan curang berdasarkan Pasal 362, 372, dan 378 KUHP.

Winardi mengatakan, kasus yang dialaminya berawal saat ia mendapati deposit pulsa Telkomsel yang dibelinya hilang dalam jumlah besar. 

Kasus hilangnya deposit pulsa ini dialaminya beberapa kali sejak November 2017. Deposit pulsa sebesar Rp 200 juta itu hilang setelah ia memasukkan chip pulsa ke mesin operator.

"Saya tidak tahu kenapa. Ketika chip dimasukkan ke mesin, hilang sejumlah deposit saya. Itu beberapa kali kejadian. Saya jadi takut," kata Winardi usai melaporkan Telkomsel di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa, 7 Agustus 2018.

Menurut Winardi, dana deposit pulsa yang hilang itu merupakan deposit dengan pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu. Sementara dana deposit pulsa dengan nominal pecahan lainnya masih utuh.

"Kami punya deposit dari Telkomsel sekian ratus juta rupiah. Namun deposit tersebut hilang," terangnya.

Diakui Winardi, sebelum akhirnya melaporkan Telkomsel ke Bareskrim, ia telah melaporkan kasus itu ke Telkomsel Regional Jakarta Timur. Namun laporan yang dilayangkan ke Telkomsel itu berjalan lambat.

"Saya sudah lapor ke Telkomsel Regional Jakarta Timur. Diterima laporannya, tetapi tidak ada tindak lanjut," katanya.

Karena laporannya tidak pernah ditanggapi, Winardi akhirnya memutuskan untuk melaporkan kasus tersebut ke Bareskrim Polri. Winardi berharap Telkomsel bertanggung jawab atas kerugian yang dialaminya.

"Kami ingin pertanggungjawaban dari Telkomsel. Ingin tahu siapa dalang di balik ini," kata Ira Lestari, kuasa hukum Winardi.

Ira menuturkan, berdasarkan informasi yang diperoleh, kasus hilangnya dana deposit agen pulsa tidak hanya dialami oleh kliennya saja. Kejadian serupa dialami agen pulsa lainnya. Total deposit pulsa yang hilang mencapai ratusan juta rupiah.

"Ada enam distributor yang mengalami kerugian (kehilangan deposit pulsa). Total enam distributor pulsa itu kehilangan Rp 400 juta," kata Ira.

Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500