Ilustrasi perdagangan orang. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Dijual ke Malaysia, Entin Sultini Mengaku Kenal Perekrut dari Facebook

Estimasi Baca:
Jumat, 7 Sep 2018 16:05:26 WIB

Kriminologi.id - Kepolisian dan sejumlah pihak terkait masih berusaha memulangkan Entin Sultini, wanita korban perdagangan orang ke Malaysia. Berdasarkan pengakuan keluarga, Entin berkenalan dengan perekrutnya melalui media sosial Facebok.

"Keluarga Entin sudah kami mintai keterangan, dan kami fokus menelusuri media sosialnya yang mana Entin berkenalan dengan beberapa orang baru yang diduga sebagai pihak yang memberangkatkan Entin ke Malaysia," kata Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi di Sukabumi, Jumat, 7 September 2018.

Nasriadi mengatakan, pihaknya berusaha kuat memulangkan Entin ke tanah air. Dalam waktu dekat Polres Sukabumi berkoordinasi dengan Bareskrim Polri.

Sementara itu Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Ade Mulyadi mengatakan, Entin menjadi korban perdagangan orang setelah berkenalan dengan orang baru di Facebook.

"Kami akan pulangkan Entin, karena diduga korban trafficking. Entin kini berada di Malaysia akibat teman yang dikenalnya di Facebook dan mengajak kerja di Malaysia," ujar Ade.

Ade mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan polisi dan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) agar dapat memulangkan Entin dengan cepat.

"Kami sudah menugaskan staf untuk meninjau keluarga Entin dan ke BNP2TKI, agar datanya valid dan Entin bisa segera dipulangkan," kata dia.

Entin, warga Kampung Kadupugur, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menjadi korban perdagangan orang di Malaysia. Kasus tersebut diketahui setelah Neneng Wulan yang tinggal di Malaysia menghubungi wartawan di Sukabumi melalui pesan di Facebook. Dalam pesannya, Neneng menyertakan video Entin meminta dipulangkan ke Sukabumi.

Dari informasi tersebut, Neneng menyebutkan bahwa dirinya baru saja menemukan warga Kampung Kadupugur, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung yang tersesat di Malaysia.

Neneng kemudian membawa gadis belia tersebut ke rumahnya untuk sementara waktu. Neneng juga mengirimkan video Entin yang meminta bantuan agar bisa segara dipulangkan ke Sukabumi.

Reporter: Arief Pratama
Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500