Warga melaporkan manajer pengembang PT Alisa Zola Sejahtera atas dugaan penipuan di Polda Jatim, Foto: RRI.co.id

Dugaan Penipuan Pengembang, 21 Konsumen Perumahan Rugi Rp 2,3 Miliar

Estimasi Baca:
Kamis, 9 Ags 2018 20:05:33 WIB

Kriminologi.id - Puluhan konsumen perumahan PT Alisa Zola Sejahtera melaporkan manajer atas nama Muhammad Fattah ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jawa Timur atas dugaan penipuan. Sebanyak 21 korban yang melapor mengalami kerugian sekitar Rp 2,3 miliar. 

Para konsumen tersebut mengaku membeli rumah sejak 2015, namun hingga pertengahan 2018 pengembang tidak melakukan pembangunan.

Abdul Malik, kuasa hukum para konsumen menjelaskan, lokasi perumahan yang dimaksud masih berupa rawa rawa dan tidak ada tanda-tanda adanya pembangunan.

"Korban ini minta dikembalikan, kalau tidak ya kita minta diproses," ujar Malik seperti dilansir RRI.co.id, Kamis, 9 Agustus 2019.

Muhammad Fattah selaku terlapor, sampai saat ini belum diketahui keberadaannya. Para korban juga mengaku kesulitan menghubungi yang bersangkutan untuk menagih janji pembangunan perumahan tersebut. 

"Dia memang warga Sumenep, yang disini di Sidoarjo ini KTP palsu, alamat palsu. Kita minta Polda, karena Polda punya Cyber, punya Tim IT," kata Malik menambahkan.

Sementara itu, Hendrik Irawan, salah satu korban mengaku dirinya membeli perumahan di daerah Kwangsan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo. Namun sejak 2015 sampai 2018, belum ada eksekusi pembangunan. 

"Respon dari pengembang sering menghindar, jadi saya hubungi, tidak aktif HP-nya, saya datangi ke sana, ruwet," ucapnya. 

Hendrik bercerita, ia membeli rumah dengan harga Rp 363 juta dan sudah membayar uang muka dan cicilan pertama dengan total lebih dari Rp 164 juta. Dengan laporan ini, dirinya berharap pelapor mengambalikan uang yang telah dibayarkan. AS

Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: RRI
KOMENTAR
500/500