Evakuasi pesawat Dimonim Air yang jatuh di distrik Oksibil. Foto: Facebook Kodam XVII/Cenderawasih

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh Dimonim Air Berlangsung Dramatis

Estimasi Baca:
Minggu, 12 Ags 2018 17:05:59 WIB

Kriminologi.id - Proses evakuasi terhadap 9 korban pesawat perintis Dimonim Air yang jatuh di distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua berlangsung dramatis. Puluhan personel tim SAR gabungan membawa korban menuruni gunung.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Kodim 1702/Wamena, Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas), Polres Pegubin, Pemda dan masyarakat, sekitar pukul 08.45 telah berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat Dimonim Air di area Gunung Menuk, Oksibil.

Tim SAR berhasil mencapai lokasi setelah berjalan kaki selama kurang lebih 2 jam dari kampung terdekat, Kampung Oktamen.

Dalam video yang diunggah Kodam XVII/Cenderawasih melalui akun Facebook, Minggu, 12 Agustus 2018, memperlihatkan tim penyelamat berada di kawasan hutan.

Dalam empat video yang diunggah memperlihatkan puing pesawat Dimonim Air dengan nomor penerbangan PK HVQ nampak hancur. Meski terlihat badan pesawat utuh namun sejumlah kelengkapan pesawat tak terlihat. 

Dalam video lainnya memperlihatkan Jumaidi, anak berusia 12 tahun yang ditemukan selamat tergolek lemah di lokasi kejadian jatuhnya pesawat.

Sejumlah personel TNI dan kepolisian yang menemukan segera memberikan pertolongan dengan menyelimuti bocah tersebut. Nampak selimut berwarna loreng menyelimuti tubuh Jumaidi.

Jumaidi bersama kedelapan korban tewas kemudian ditandu untuk menuruni kawasan tersebut dan dievakuasi ke rumah sakit.

Diberitakan sebelumnya, satu penumpang pesawat Dimonim dengan nomor penerbangan PK HVQ ditemukan selamat, sedangkan enam lainnya beserta pilot dan co pilot dipastikan tewas. Tim SAR bersama masyarakat Oksibil memusatkan pencarian pesawat di gunung Menuk, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. 

Jumadi (12), ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Minggu sekitar pukul 09.00 WIT. Korban sudah dievakuasi dari lokasi jatuhnya pesawat ke Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, kata Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Michael kepada Antara, Minggu, 12 Agustus 2018. AS

Reporter: Achmad Sakirin
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500