Dok. Masjid Istiqlal (kemenag.go.id)

Fakta-fakta Pemuda Tewas di Masjid Istiqlal, Sempat Dikira Benda Jatuh

Estimasi Baca:
Sabtu, 11 Ags 2018 12:25:46 WIB

Kriminologi.id - Seorang pemuda bernama Ahmad Fahrur (18) ditemukan tewas di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat pada Kamis, 9 Agustus 2018. Polisi menyebut Fahrur tewas karena terjatuh dari ketinggian. Penyebab pasti tewasnya Fahrur masih menjadi misteri. 

Sempat diduga karena bunuh diri, namun polisi menyatakan penyebab tewasnya Fahrur masih diselidiki lantaran tak ada satupun orang yang melihat detik-detik terjatuhnya Fahrur hingga ditemukan tewas.

Kriminologi.id menghimpun sejumlah fakta yang muncul dari peristiwa tersebut:

Pria tewas di masjid istiqlal

1. Terjatuh dari lantai 3

Tubuh Ahmad Fahrur ditemukan di sisi kanan tangga yang berada di pintu masuk utama Masjid Istiqlal. Saat ditemukan, tubuh pemuda 18 tahun itu dalam keadaan tengkurap dan mengeluarkan darah dari bagian kepala.

Polisi menyebut Fahrur terjatuh dari lantai 3. Hal itu berdasarkan keterangan saksi yang sempat melihat Fahrur sebelum ditemukan tewas.

"Dia jatuh dari lantai 3," kata Kapolsek Sawah Besar, Kompol Mirzal Maulana.

2. Sempat Salat Duha

Fahrur diketahui berasal dari Demak, Jawa Tengah. Seorang pengunjung Masjid Istiqlal bernama Yeni memberi keterangan kepada polisi. 

Ia menceritakan seorang temannya sempat melihat Fahrur menunaikan salat duha sebelum ditemukan tewas di masjid terbesar di Asia Tenggara itu.

"Kejadiannya siang. Kata teman saya yang ngelihat langsung sebelum jatuh, dia (Fahrur) salat duha dulu," kata Yeni.

pria tewas di masjid istiqlal

3. Dikira benda jatuh

Saat Fahrur ditemukan tewas diduga karena terjatuh itu, kondisi Masjid Istiqlal sedang tak banyak pengunjung.

Seorang penjaga masjid bernama Taufik mengatakan, pengunjung masjid sempat mengira jika bunyi dentuman dari lokasi tewasnya korban merupakan bunyi benda yang terjatuh. 

Namun setelah dilihat, terdapat sesosok pria dengan posisi tengkurap berada di samping tangga.

4. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan

Misteri tewasnya Fahrur yang berasal dari Demak, Jawa Tengah di Masjid Istiqlal masih ditelusuri polisi.

Setelah dipastikan tewas, jasad Fahrur dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan pemeriksaan.

Kapolsek Sawah Besar, Kompol Mirzal Maulana mengatakan, dari hasil pemeriksaan terhadap tubuh korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. 

"Korban juga tidak dibawah pengaruh narkoba atau minuman alkohol. Intinya ini masih kami selidiki," ujarnya. RZ

Reporter: Walda Marison
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500