Ilustrasi Perhiasan. Foto: Pixabay.com

Gasak Perhiasan Majikan Rp 80 Juta, PRT Belikan Anak Laptop dan Hp

Estimasi Baca:
Rabu, 14 Mar 2018 20:30:13 WIB
Seorang pekerja rumah tangga (PRT) ditahan Polsek Pulo Gadung karena mencuri perhiasan majikannya senilai Rp 80 juta. Uang hasil curian ia belikan laptop dan hp untuk anaknya di kampung.

Kriminologi.id - Seorang pekerja rumah tangga bernama Siti Aisyah (38) nekat menggasak perhiasan majikannya seharga Rp 80 juta. 

Pencurian perhiasan yang dilakukan Siti terhadap majikanya bernama Vivi Elvira (62) yang tinggal di daerah Pulo Gadung dilakukan beberapa kali. 

Pelaku curi perhiasan majikan di Pulogadung, Jakarta Timur
Siti Aisyah, pembantu rumah tangga yang curi perhiasan majikannya di Pulogadung, Jakarta Timur. Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id

 

Baca Juga: Jual Motor Curian di Facebook, 3 ABG Pelaku Curanmor Diciduk Polisi

Saat pertama perhiasannya hilang, Vivi tak menaruh rasa curiga terhadap pembantunya. Alasannya, ia merasa percaya kepada asistennya itu. Namun, beberapa kali perhiasan Vivi hilang. Yang terakhir Vivi kehilangan gelas emasnya.

Merasa tak beres Vivi melaporkan kejadian itu kepada Polsek Pulo Gadung. Polisi yang mendapat laporan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sang asisten.

Barang bukti yang diamankan dari kasus pembantu rumah tangga yang curi perhiasan majikan di Pulogadung, Jakarta Timur
Barang bukti yang diamankan dari kasus pembantu rumah tangga yang curi perhiasan majikan di Pulogadung, Jakarta Timur.

Saat diperiksa kepolisian, Siti selalu membatah telah mengambil perhiasan Vivi. Dari dugaan pencurian secara bertahap itu jika ditotal senilai Rp 80 juta.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, akhirnya pembantunya mengakui perbuatanya mengambil perhiasan majikannya," kata Kapolsek Pulogadung, Kompol Sukadi saat dikonfirmasi, Rabu, 14 Maret 2018.

Baca Juga: Tahu PIN ATM, PRT Gasak Uang Majikan Rp 23 Juta

Siti mengatakan, jika uang hasil mencuri emas majikanya itu digunakan untuk membeli keperluan anaknya. "Pelaku beli Hp dan Laptop untuk keperluan anaknya yang ada di kampung," katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku yang kini mendekam di sel tahanan Polsek Pulo Gadung dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman pidana lima tahun penjara.

Reporter: Rahmat Kurnia
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500