Ilustrasi kerusakan struktur tanah yang retak akibat gempa. Foto: Pixabay

Gempa 7 SR di Lombok Utara, BMKG: Peringatan Dini Tsunami Berakhir

Estimasi Baca:
Minggu, 5 Ags 2018 21:01:49 WIB

Kriminologi.id - Peringatan dini tsunami yang disebabkan gempa bumi 7,0 SR di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat telah berakhir. Demikian disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG.

Informasi dari Humas BMKG di Jakarta, Minggu, 5 Agustus 2018 menyebutkan peringatan dini tsunami tersebut berakhir pada pukul 20.25 WIB.

Sebelumnya, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami usai gempa bumi 7,0 SR yang mengguncang NTB pada Minggu, pukul 18.46 WIB.

Usai gempa, BMKG mendeteksi kenaikan gelombang dengan ketinggian 0.135 m di Carik, Lombok Utara pada pukul 18:48 WIB dan Badas, Kabupaten Sumbawa dengan ketinggian 0.100 m pada pukul 18.54 WIB.

Sebelumnya, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati juga mengimbau masyarakat untuk menjauhi bibir pantai.

"Meski prediksi gelombang paling tinggi hanya setengah meter, tapi kami minta masyarakat segera jauhi bibir pantai dan mencari tempat yang jauh lebih tinggi. Upayakan untuk tetap tenang dan tidak panik," katanya.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono yang dihubungi sebelumnya, menyatakan status Lombok "Waspada" usai gempa.

Status Waspada berarti tinggi gelombang kurang dari 50 cm. Meski peringatan dini tsunami telah dinyatakan berakhir, BMKG tetap memantau perkembangan dan gempa susulan.

Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500