Penyerangan Geng Motor GTA di Jalan KH Fudholi, Bekasi. Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id

Geng Motor di Bekasi Aniaya 3 Pemuda, Bermula dari Perkenalan Wanita

Estimasi Baca:
Selasa, 31 Jul 2018 22:45:41 WIB

Kriminologi.id - Tiga pemuda warga Desa Karangasih, Kabupaten Bekasi mendapat luka parah setelah diserang geng motor GTA di Jalan KH Fudholi. Penyerangan dilatarbelakangi permasalahan perkenalan wanita dari salah satu anggota geng GTA.

Awalnya salah satu pemuda Karangasih bernama Roby berkenalan dengan seorang wanita berusia 15 tahun berinisial IN. IN diduga merupakan salah satu anggota Geng GTA.

Roby dan IN yang sudah berkenalan di jejaring sosial facebook kemudian diajak bertemu IN di wilayah Sentra Grosi Cikarang (SGC) Pasir Gombong, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Sabtu, 28 Juli 2018.

Bukannya bertemu dengan IN, Roby malah bertemu dengan anggota Geng GTA. Pada malam itulah Roby babak belur dipukuli para anggota Geng GTA.

Tidak terima dipukuli Geng GTA, Roby mengajak beberapa rekannya seperti Faturahman (22) dan Agung Setiawan untuk membalas dendam atas pemukulan tersebut.

Melalui chat facebook dengan Geng GTA, disepakati lokasi pertempuran di depan SDN Karangasih 03, Jalan KH Fudholi, Cikarang Utara Kabupaten Bwkasi, Senin, 30 Juli 2018 pukul 01.00 WIB.

Ketika ketiganya sedang nongkrong, datang gerombolan Geng GTA sebanyak 30 orang lebih mengepung Roby, Agung dan Faturahman. Sebelum penyerangan, Agung dan Faturahman sempat menghubungi Eki Saepudin (22) yang rumahnya berjarak 100 meter dari lokasi pertempuran.

Geng GTA yang sudah dilengkapi dengan senjata tajam kemudian menyerang ketiganya dengan menggunakan senjata tajam. Agung dan Faturahman mengalami luka bacokan pada bagian punggung dan tangan. Sementara Roby yang berencana balas dendam berhasil melarikan diri setelah maasuk ke dalam gang SD.

Sementara Eki yang sudah mendapat telepon dari Agung dan Faturahman bergerak membantu rekannya. Belum sampai di lokasi, Eki yang membawa senjata bambu panjang sudah diadang empat orang Geng GTA di gang Warteg, sekitar 60 meter dari rumahnya.

Eki sempat melakukan perlawanan dengan menggunakan bambu, meski empat anggota Geng GTA menggunakan senjata tajam. Namun perlawanan Eki tidak berlangsung lama. Saat melawan, Eki terpeleset dan jatuh.

Lokasi penyerangan geng Motor GTA di Jalan KH Fudholi, Bekasi. Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id
Lokasi penyerangan geng Motor GTA di Jalan KH Fudholi, Bekasi. Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id

Di saat yang sama, empat anggota Geng GTA menghujamkan senjata tajam celurit dan parang. Bahkan akibat ayunan parang pelaku, bagian telapak tangan kanan Eki terbelah dua. Usai melakukan penganiayaan Geng GTA melarikan diri.

Warga yang mengetahui kejadian kemudian membawa ketiga korban ke RS Sentra Medika Cikarang. Faturahman mengalami luka bacok pada bagian punggung dan sudah diperbolehkan pulang.

Sementara Agung mengalami luka bacok bagian punggung dan masih dalam perawatan. Eki mendapatkan luka yang cukup parah, bagian telapak tangan terbelah dua dan harus menjalani operasi.

Ibunda Eki, Eli Nuraliah (40) yang ditemui Kriminologi.id di RS Sentra Medika Cikarang, Kabupaten Bekasi mengungkapkan, anaknya mengalami luka bacok di pinggang, punggung, paha, kaki, dan telapak tangan kanan terbelah dua.

Kata Eli, anaknya yang bekerja sebagai ojek olnline tidak mengetahui apa yang terjadi hingga menyebabkan dianiaya Geng Motor GTA.

"Anak saya ladi nonton tv, terus nyamperin temenya, pas di depan gang Warteg disikat sama itu. Enggak tahu apa-apa anak saya," kata Eli, Selasa, 31 Juli 2018.

Kasat Reskrim Polrea Metro Bekasi, AKBP Rizal Marito mengatakan, pihaknya telah mengamankan 13 tersangka berinisial AW (17), Rizki (18), AK (16), Hendri (18), Mahfud (19), Deni (17), Aldy (18), Farizi (18), RH (14), P (15), Viki (18), Ardiyansyah (18) dan F (15) ditangkap di tiga lokasi berbeda, Tambun, Cikarang Selatan dan Sukatani.

"Ya mereka yang diamankan tergabung dalam geng (GTA). Motifnya itu masalah perempuan awalnya. Kemudian berlanjut hingga penyerangan," kata Rizal kepada Kriminologi.id, Selasa, 31 Juli 2018 malam.

Menurut Rizal saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan untuk menangkap tersangka anggota Geng GTA lainnya.

"Masih dikembangkan, ini anggota geng masih anak-anak muda tanggung rata-rata," jelas Rizal.

Reporter: Rahmat Kurnia
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500