Ilustrasi geng motor/Kriminologi.id

Geng Motor di Bekasi Berulah, Aniaya 3 Pemuda di Warung Kopi

Estimasi Baca:
Selasa, 31 Jul 2018 13:51:54 WIB

Kriminologi.id - Geng motor kembali berulah. Tiga pemuda yang sedang nongkrong di sebuah warung kopi di Jalan KH. Fudholi, Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi menjadi sasaran. Ketiga korban yaitu Faturohman (22), Eki Saufudin (22), dan Agung Setiawan (22) mengalami luka bacok.

Penganiayaan itu bermula saat ketiga korban sedang nongkrong di warung kopi. Tiba-tiba sekelompok geng motor yang diperkirakan berjumlah 20 orang mendatangi warung kopi tersebut dengan mengendarai 10 unit sepeda motor.

Tanpa banyak basa-basi, anggota geng motor tersebut menyerang ketiga korban dengan menggunakan berbagai senjata tajam. Usai menyerang korban, pelaku melarikan diri ke arah Pasar Lama, Cikarang Utara.

Agung dan Faturohman mendapatkan luka sabetan celurit di bagian punggung dan tangan. Kini keduanya dirawat di Rumah Sakit Cikarang Medika. Sementara Eki mengalami luka yang paling parah. Pemuda itu mengalami luka bacok hingga bagian telapak tangannya terbelah. 

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Candra Sukma Kumara mengatakan setelah mendapat laporan warga,polisi langsung mengerahkan Tim Cobra untuk memburu para tersangka. 

Hasilnya,Tim Cobra berhasil menangkap 13 orang pemuda di tiga lokasi yakni. AW (17), Rizki (18), AK (16), Hendri ( 18), Mahfud (19), Deni (17), Aldy (18),Farizi (18), RH (14), P (15), Viki (18), Ardiyansyah ( 18) dan F (15).

"Penangkapan dari kemarin, ditangkapnya berbeda tempat. Ada yang di Cikarang Selatan, Tambun, Sukatani," kata Chandra saat dikonfirmasi, Selasa, 31 Juli 2018 siang.

Chandra mengatakan, dari penangkapan tersebut pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti senjata tajam yang digunakan oleh para tersangka untuk menganiaya ketiga korban.

"Sembilan buah celurit, 10 handphone, dan tiga unit sepeda motor," katanya.

Akibat perbuatannya para tersangka bakal dijerat dengan pasal 170 KUHPidana tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman penjara minimal lima tahun. MG

Reporter: Rahmat Kurnia
Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500