Saiful, rekan korban menujukkan lokasi kejadian pembacokan geng motor di Bekasi (08/08/2018). Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id

Geng Motor Serang Pedagang Sate, Polisi: Pelaku Orang Luar Bintara

Estimasi Baca:
Jumat, 10 Ags 2018 07:35:12 WIB

Kriminologi.id - Muhammad Yusron (19) pedagang sate dan Saiful (19) pedagang nasi bebek diserang  sekelompok genf motor di Jalan Bintara 17, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Selasa, 7 Agustus 2018 pukul 03.00 WIB.

Kapolsek Bekasi Kota, Kompol Parjana mengatakan para pelaku penyerangan yang tergabung dalam geng motor bukan berasal dari wilayah Bintara, Kota Bekasi.

"Dari luar Bintara (pelaku penyerangan dua pedagang)," katanya kepada Kriminologi.id Kamis, 9 Agustus 2018 malam.

Alasanya menurut Parjana anak-anak muda di wilayah Bintara, Bekasi Barat tidak bakal melakukan tindakan tersebut di wilayahnya sendiri.

"Kalau di Bintara itu biasanya aman, jadi dugaan ini orang luar dari Bintara," ujar Parjana.

Sementara itu terkait dengan pencarian anggota geng motor yang melakukan penyerangan terhadap Yusron dan Saiful, kata Parjana, tim lapangan masih melakukan pencarian terhadap pelaku.

"Yang diambil kan handphone mudah-mudahan bisa kelacak, tim lapangan masih bergerak," kata Parjana.

Seperti diketahui aksi geng motor yang merampok pedagang sate dan nasi bebek terekam kamera dua CCTV milik Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Jalan Bintara 17, Kota Bekasi.

Saat itu usai berjualan sate Madura di depan Jalan Bintara 17, Yusron diajak bermain game rekannya bernama Saiful (19) seorang penjual nasi bebek. Keduanya asik bermain game di bangku warteg milik Watem.

Sedang asik-asiknya bermain game, datang seorang dari arah belakang Jalan Bintara 17 dengan berjalan kaki menuju tempat nongkrong Yusron dan Saiful.

Satu pelaku yang berjalan kaki mendatangi kedua korban yang sedang duduk, rekan pelaku yang menggunakan tiga sepeda motor kemudian datang dan sempat berhenti di samping warteg. Satu pelaku dengan membawa senjata tajam jenis celurit kemudian turun dari sepeda motornya.

Kedua korban diminta menyerahkan handphone miliknya. Saiful yang ketakutan memberikan handphonenya. Sementara Yusron mencoba melarikan diri. Salah satu pelaku yang membawa celurit mengejar Yusron.

Sekitar jarak 7 sampai 8 meter dari lokasi nongkrong, korban berusaha melawan pelaku. Namun Yusron tumbang setelah celurit pelaku melukai bagian tangan kiri,  paha kiri, paha kanan. Korban mendapat tujuh luka sabetan celurit.

Usai melukai Yusron dan berhasil mengambil handphone milik Saiful anggota geng motor melarikan diri ke arah belakang Kecamatan Bekasi Barat.

Reporter: Rahmat Kurnia
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500