Ilustrasi pesta gay (Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id)

Gerebek Kamar Hotel, Polisi Bongkar Prostitusi Threesome Gay

Estimasi Baca:
Rabu, 14 Mar 2018 23:30:01 WIB

Kriminologi.id - Penggerebekan sebuah kamar hotel di Jalan Pasar Kembang, Surabaya, Jawa Timur, oleh jajaran Polrestabes Surabaya mengungkap prostitusi homoseksual atau sesama jenis. Dari pengungkapan ini, tiga orang laki-laki turut diamankan. 

“Ketiga laki-laki ini semuanya telanjang bulat saat kami gerebek,” kata Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Polisi Ruth Yeni di Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 14 Maret 2018. 

Baca: Perdagangan Wanita di Bawah Umur, Mucikari Sewa Kamar Hotel Berbintang

Berdasarkan hasil pemeriksaaan di Polrestabes Surabaya, tiga orang yang diamankan dari dalam kamar hotel itu terdiri atas operator layanan, pemuda yang ditawarkan, serta penikmat jasa threesome gay. Dari ketiga laki-laki itu, satu orang terbukti melakukan perdagangan orang atau trafficking, yaitu berinisial MF

“Pemuda berusia 32 tahun asal Simokerto Surabaya itu telah ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya.

Menurut Yeni, MF menawarkan jasa prostitusi bagi kaum homoseksual melalui sebuah grup di media sosial. Dalam aksinya, dia menawarkan seorang pemuda berinisial EA yang masih berusia 23 tahun, asal Surabaya. Tak hanya menawarkan, MF juga mencantumkan nama dan nomor telepon EA. 

“Maka transaksi selanjutnya dilakukan melalui nomor telepon yang telah dicantumkan di grup media sosial itu,” ucapnya.

Yeni mengatakan, tersangka MF memasang tarif Rp 500 ribu sekali kencan untuk layanan threesome gay. Tarif itu belum termasuk biaya sewa hotel. Sementara itu, MF mengambil keuntungan sebesar Rp 200 ribu. Sedangkan korban AE mendapat bagian Rp 300 ribu. 

Baca: Bisnis Seks Threesome, Pasutri Ajak Anak Saat Layani Pelanggan

“Berdasarkan penyelidikan polisi, selama sebulan terakhir MF bersama EA telah melayani empat orang pelanggan homoseksual,” tuturnya. 

Selama Januari 2018, Yeni menambahkan, Polrestabes Surabaya telah membongkar empat kasus prostitusi homoseksual di wilayah Kota Surabaya. 

"Ini merupakan fenomena yang harus menjadi perhatian semua pihak," katanya. TD

Penulis: Tito Dirhantoro
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500