Penggerebekan bengkel motor tempat dijualnya motor hasil begal yang terjadi di Arcamanik, Bandung, Jawa Barat. Foto: Arief Pratama/Kriminologi.id

Hasil Begal Arcamanik, Polrestabes Bandung Sita 20 Motor dari Bengkel

Estimasi Baca:
Kamis, 30 Ags 2018 21:00:31 WIB

Kriminologi.id - Polrestabes Bandung mengungkapkan pihaknya menyita 20 motor di Bengkel Zheboo Motor, Bandung. Puluhan motor itu merupakan hasil dari kasus pembegalan yang dilakukan lima pelaku. Keberadaan motor tersebut diketahui usai polisi memeriksa lima pelaku begal yang ditangkap beberapa hari lalu.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema menjelaskan, dari pemeriksaan terhadap para pelaku, petugas mengetahui barang bukti tersebut berada di kawasan Ujungberung. Di kawasan inilah, para pelaku diduga menjual kendaraan hasil begal itu ke bengkel Bengkel Zheboo Motor.

"Ada dua pelaku yang mengakui inisialnya B dan L. Saat dicek di bengkel ini memang ada beberapa motor yang memang mencurigakan," kata Irman Sugema, Kamis, 30 Agustus 2018.

Dari lokasi bengkel tersebut, polisi mengamankan 20 unit motor berbagai merk dan dibawa Polrestabes Bandung untuk didalami. Terkait dengan identitas kelima pelaku begal itu, Irman enggan menjelaskan.

Menurut dia, pihaknya akan mengungkap kasus ini lebih lengkap pada esok hari. Penangkapan terhadap lima pembegal, kata Irman, terjadi pada 22 Agustus 2018. 

https://cdn.kriminologi.id/news_picture_thumb/penggerebekan-bengkel-motor-tempat-dijualnya-1535614653.jpg

Terkait dengan keberadaan puluhan kendaraan hasil begal di Bengkel Zheboo Motor itu, pemilik bengkel Yudi (55) mengatakan, pihaknya tidak mengetahui kalau kendaraan yang ia terima itu merupakan hasil dari tindak kejahatan.

"Kaget saja, tapi ya apa boleh buat saya mengikuti saja ketentuan hukum yang berlaku. Saya hanya menerima service. Kadang beli motor tapi itu yang murah saja, dan ada suratnya baik BPKB maupun stnk," kata Yudi di lokasi bengkelnya kepada wartawan.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana menambahkan, pihaknya masih menyelidiki apakah lima pembegal ini terkait dengan kasus pembegalan dengan menggunakan senjata api di Jalan Jakarta beberapa waktu lalu.

"Sejauh ini, hasil penyelidikan lima pelaku yang diamankan, masih dikembangkan apakah ada kaitannya dengan kejadian yang lain seperti di Jalan Jakarta yang membawa senpi," kata Yoris.

https://cdn.kriminologi.id/news_picture_thumb/penggerebekan-bengkel-motor-tempat-dijualnya-1535614637.jpg

Sebelumnya, aksi begal terjadi lagi di Kota Bandung, setelah sebelumnya aksi begal pernah terjadi di Jalan Jakarta, pada Rabu, 22 Agustus 2018 pukul 01.30 WIB. Aksi begal kedua yang terjadi di kawasan Arcamanik, sempat viral di media sosial dari instagram akun @seputarbandungcom. Berdasarkan unggahan dari akun @abndulazizmaulana, terdapat potongan video dengan judul 'BAHAYA BEGAL Terjadi di Kawasan Arcamanik'.

Pada video tersebut, tertulis informasi tentang waktu terjadinya aksi begal di Kawasan Arcamanik pada malam Takbiran, Rabu 22 Agustus 2018. Berikut petikan isi keterangan unggahan video tersebut.

"Hati-hati saat beraktivitas larut malam. Musibah pembegalan terjadi di Arcamanik depan Bubur H. Oyo pada Rabu, 22 Agustus 2018 dini hari sekitar pukul 02.30 WIB .

Berdasarkan informasi dari @abndulazizmaulana yang ikut menolong korban, ia menceritakan, saat itu motor korban Satria FU melaju dalam keadaan kencang. Korban sudah merasa janggal seperti diintai enam orang menggunakan empat motor.

Saat di TKP, korban dihadang salah satu pelaku dan ban depannya ditendang hingga korban tersungkur. Tak berhenti di sana, korban pun dipukul pelaku menggunakan balok dan motornya direbut lalu dibawa kabur pelaku.

Reporter: Arief Pratama
Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500