Ilustrasi bayi. Foto: Pixabay

Ibu Buang Bayi di Blitar, Malu Diketahui Suami dan Mertua

Estimasi Baca:
Sabtu, 11 Ags 2018 17:15:43 WIB

Kriminologi.id - Polisi mengungkap identitas pembuang bayi yang ditemukan di rumah warga di Kelurahan Klampok, Kota Blitar, Jawa Timur. Pembuang bayi tersebut adalah istri dari pemilik rumah yang selama ini menyembunyikan kehamilannya.

"Kami sudah mengetahui identitas yang membuang bayi itu. Alhamdulillah ibu bayi juga ditemukan," kata Kasat Reskrim Polresta Blitar AKP Heri Sugiono di Blitar, Sabtu, 11 Agustus 2018.

Pemeriksaan yang dilakukan oleh polisi membuat YE mengaku telah membuang bayi yang telah dilahirkan. YE adalah istri dari Suwarso sang pemilik rumah. 

Informasi bayi yang dibuang itu berawal dari kecurigaan warga sekitar bahwa YE baru saja melahirkan bayi perempuan. Setelah mendapatkan informasi tersebut, petugas kepolisian membawa YE dan suaminya Suroso ke Satreskrim Polresta Blitar guna interogasi. 

"Dalam interogasi tersebut, YE mengakui telah melahirkan seorang bayi perempuan pada Jumat sekitar jam 01.00 WIB," kata Heri.

Heri juga menambahkan, proses persalinan itu juga tanpa diketahui oleh suami ataupun keluarga lainnya. Selama ini, YE menyembunyikan kehamilannya pada suami dan keluarganya karena takut.

YE telah memiliki dua anak. Selama ini keluarga tidak ada yang merasa curiga karena YE berperawakan gemuk sehingga tidak kelihatan jika tengah hamil.

"Selama kehamilannya yang bersangkutan tidak pernah memberitahukan baik kepada suami ataupun kepada keluarga. Hal tersebut disembunyikan karena merasa takut kepada mertuanya dan masih mempunyai anak yang berumur tiga tahun," katanya.

Heri mengatakan, polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Bayi itu pertama kali ditemukan di dapur rumah tersebut pada Jumat, 10 Agustus 2018.

Saat ditemukan, di tubuh bayi itu juga masih terdapat tali pusar serta hanya dibungkus dengan handuk. "Kami juga menggeledah kamar. Kami mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu handuk berwarna putih serta tali pusar," ujarnya.

Heri juga mengatakan sudah membawa ibu bayi itu ke RS Bhayangkara Tulungagung untuk keperluan visum et repertum. Hingga kini, ibu bayi juga masih dalam perawatan. Begitu juga dengan bayi perempuan tersebut.

Pihaknya masih menunggu perkembangan kesehatan dari ibu bayi untuk keperluan pemeriksaan lanjutan. Namun untuk saat ini, polisi masih fokus untuk pemulihan kesehatan.

"Yang penting ibu dengan anaknya sama-sama sehat. Sekarang keduanya masih dirawat di rumah sakit," kata Heri.

Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500