Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto (kanan) melihat kondisi beras saat sidak harga sembako di Pasar Sederhana Bandung, Jawa Barat, Rabu (2/5). Foto: Antara

Imbauan Kapolda Jabar, Waspada Daftar Kejahatan Ini Selama Ramadan

Estimasi Baca:
Kamis, 17 Mei 2018 14:10:02 WIB

Kriminologi.id - Memasuki Ramadan, jajaran Polda Jabar terus melakukan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut dikatakan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, dalam keterangannya memasuki ibadah puasa di hari pertama. 

Agung Budi Maryoto, meminta untuk memperhatikan tindak kejahatan jalanan atau biasa disebut 3C yakni Curat, Curas dan Curanmor. Kepada seluruh jajaran kepolisian di tingkat Polres, Kapolda meminta agar bisa menekan tindak kejahatan tersebut selama Ramadan. Jika memungkinkan, kejahatan khususnya di wilayah Jawa Barat bahkan bisa hilang sama sekali. 

“3C ini yang meresahkan yakni Curat, Curas dan Curanmor. Saya minta seluruh Kapolres dan Jajaran melakukan tindakan tegas dan terukur kepada para pelaku kejahatan jalanan seperti copet, jambret, perampok, pencuri kendaraan bermotor, dan pembegalan sadis. Diharap angka kriminalitas di Jabar menurun,” kata Agung di Jawa Barat, Kamis, 17 Mei 2018.

Irjen Agung menambahkan, angka kriminalitas di Jawa Barat jelang bulan suci Ramadan diklaim turun sebesar 70 persen atau dari rata-rata 70 peristiwa kejahatan dalam sehari, kali ini hanya menjadi 20 peristiwa kejahatan per hari. 

Penurunan angka kriminalitas itu, kata Agung, berkat upaya keras jajaran Polda Jawa Barat didukung oleh masyarakat. Meski di Bulan Ramadan, dia menegaskan, pihaknya menyatakan tidak ada maaf bagi pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat.

“Bagi pelaku kejahatan ini tidak ada maaf,” ujar Agung. 

Adapun kegiatan patroli dan razia rutin yang dilakukan seluruh jajaran Polda Jawa Barat terbukti mampu menurunkan angka kriminalitas.

"Hasilnya, angka kriminalitas di Jabar ini turun drastis. Keberhasilan ini juga berkat sinergitas kepolisian dengan TNI dan masyarakat. Sehingga hasilnya efektif," ujarnya. TD

Reporter: Arief Pratama
Penulis: Tito Dirhantoro
KOMENTAR
500/500