Korban sopir taksi online Ditemukan Tewas di Sumedang. Foto: Ist/Kriminologi.id

Istri Sopir Grab Tewas Inginkan Barang Terakhir Peninggalan Suami

Estimasi Baca:
Kamis, 2 Ags 2018 16:16:13 WIB

Kriminologi.id - Irma, istri dari Soeharto alias Alex alias Anto (31), sopir Grab Car yang ditemukan tewas tergeletak di semak-semak di daerah Sumedang, Jawa Barat, menginginkan barang terakhir milik suaminya seperti telepon seluler sebagai kenang-kenangan. Hal tersebut diungkapkan Indrawan, ayah Irma sekaligus mertua Alex. 

Indrawan mengatakan, tewasnya Alex yang menjadi korban perampokan memberikan luka mendalam bagi keluarga. Hal tersebut terutama amat dirasakan sang istri, yang sampai saat ini merasa seolah tidak percaya suami yang sudah dinikahinya selama 2 tahun tewas secara mengenaskan.

Sebagai penghormatan terakhirnya kepada sang suami, kata Indrawan, Irma hanya ingin barang terakhir yang dipakai suaminya seperti ponsel bisa kembali.

“Setidaknya ada barang yang tersisa, dia (Irma) ingin simpan itu baik-baik. Kemarin dia memang sempat ngedrop, tapi sekarang anak saya sudah kuat. Dia sudah ikhlas dan menerima suratan takdir yang kuasa," kata Indrawan kepada Kriminologi.id saat ditemui di Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis, 2 Agustus 2018.

Indrawan mengatakan, Alex dan Irma tinggal di sebuah rumah kontrakan di belakang Komplek Departemen Sosial (Depsos) Bekasi Timur, Kota Bekasi. Rumah kontrakan Alex tidak jauh dari rumah Indrawan.

“Kalau sehari-hari dia mainnya di sini (rumah Indrawan) nganter anaknya, kan mereka berdua kerja, cuma malem doang dia pulang ke kontrakannya,” kata Indrawan.

Indrawan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian terkait pembunuhan yang menimpa menantunya. Indrawan berharap pelaku bisa tertangkap dan dihukum seberat-beratnya agar memberikan efek jera.

"Saya berharap kejadian kaya gini hanya di keluarga saya saja, jangan sampai ke kelurga lainnya kena juga. Pelaku dihukum sesua aturan yang berlaku. Terakhir dapat kabar kalau jejak pelaku ada di Indramayu, semoga bisa tertangkap,” kata Indrawan. TD

Reporter: Rahmat Kurnia
Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500