Pesawat Dimonim Air. Foto; Facebook Dimonim Air

Jatuh di Gunung Menuk, Satu Penumpang Pesawat Dimonim Air Selamat

Estimasi Baca:
Minggu, 12 Ags 2018 10:05:30 WIB

Kriminologi.id - Satu penumpang pesawat Dimonim dengan nomor penerbangan PK HVQ ditemukan selamat, sedangkan enam lainnya beserta pilot dan co pilot dipastikan tewas. Tim SAR bersama masyarakat Oksibil memusatkan pencarian pesawat di gunung Menuk, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. 

Jumadi (12), salah satu penumpang pesawat tersebut ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Minggu sekitar pukul 09.00 WIT. Korban sudah dievakuasi dari lokasi jatuhnya pesawat ke Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, kata Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Michael kepada Antara, Minggu, 12 Agustus 2018.

Michael mengatakan, pencaharian sudah dilakukan oleh sekitar 80 orang yang sejak Minggu pagi, 12 Agustus 2018, melalui Osob kemudian ke Okatem dan berjalan kaki ke gunung.

Perjalanan ke gunung Menuk, kata Michael, tidak melalui Serabakom tetapi melalui Osob yang jaraknya relatif lebih dekat. Pencaharian memang dipusatkan di gunung Menuk karena ada laporan dari masyarakat yang melihat pesawat melintas dan tak berapa lama terdengar dentuman.

Tim SAR gabungan yang dikerahkan dari Oksibil sudah dilengkapi dengan tim medis mengingat lokasi hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki, kata Michael.

Pesawat milik Dimonim yang dipiloti Leslie Sevove dan co-pilot Wayan Sugiarta, terbang dari Tanah Merah, Sabtu, 11 Agustus 2018, pukul 13.42 WIT. Pesawat itu dijadwalkan tiba di Oksibil pukul 14.20 WIT.

Tujuh penumpang yang ikut dalam pesawat tersebut yakni Sudir Zakana, Martina Uropmabin, Hendrikus Kamiw, Lidia Kamiw, Jamaludin, Naimus, dan Jumaidi.

Kontak terakhir pesawat itu dengan Tower Oksibil melaporkan posisi overhead di ketinggian 7.000 feet dan meminta untuk joining long final Runway 11.

Saat itu petugas air traffic-controller (ATC) di Tower Oksibil memberikan informasi cuaca dan kondisi runway (landasan). Namun sesaat setelah posisi overhead tersebut, petugas ATC tidak berhasil melakukan komunikasi kembali dengan kru pesawat.

Petugas Tower Oksibil sempat berusaha melakukan komunikasi dengan pesawaat menggunakan telepon selular, namun gagal karena kondisi signal yang tidak bagus.  AS

Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500