Ilustrasi Begal. Ilustrasi: Kriminologi.id

Jawab Tantangan Kapolri, Kapolres di Lampung Siap Tembak Mati Begal

Estimasi Baca:
Rabu, 13 Jun 2018 11:05:48 WIB

Kriminologi.id - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberi peringatan keras kepada Kapolres di Lampung untuk memberantas begal yang meresahkan masyarakat. Bahkan, Kapolri tegas menyatakan akan mencopot Kapolres yang gagal membasmi begal.

Menjawab tantangan itu, Kapolres Way Kanan, Lampung AKBP Doni Wahyudi mengatakan telah mengeluarkan perintah kepada personelnya untuk menembak mati begal di daerah setempat.

"Anggota Polres Way Kanan akan tembak mati di tempat begal yang meresahkan masyarakat, termasuk pemudik Lebaran 2018," kata AKBP Doni Wahyudi di Blambangan Umpu, Rabu, 13 Juni 2018.

Menurut dia, sebelum adanya perintah dari Kapolri pun, Polres Way Kanan telah lebih dahulu memerintahkan kepada anggotanya di lapangan untuk menembak mati begal, apalagi kasus pembegalan ini merupakan penyakit di tengah masyarakat.

Selain itu, menurut dia, perintah tembak mati pelaku begal ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengendara roda dua dan empat yang melintasi wilayah hukum Kabupaten Way Kanan.

Ia menegaskan bahwa para pemudik harus mendapatkan pelayanan prima dari aparat kepolisian karena pos pengamanan arus mudik ini untuk memberikan rasa aman kepada pemudik.

"Adanya pos pengamanan ini untuk memberikan rasa aman bagi para pemudik. Bila tidak bisa memberikan rasa aman, namanya bukan posko pengamanan," katanya lagi.

Doni menjelaskan bahwa pihaknya akan menjamin para pemudik sampai di tempat tujuan dengan selamat dan aman saat melintas di Jalan Lintas Sumatera di wilayah Way Kanan.

"Saya sebagai kapolres akan menjamin keselamatan para pemudik, dan jangan sampai ada begal atau pelaku kejahatan lainnya di Way Kanan saat mudik berlangsung," ujarnya pula.

Ia menjelaskan bahwa kehadiran anggota Polres Way Kanan selama arus mudik Lebaran 2018 untuk membantu pemudik, khususnya mereka yang kendaraannya mengalami pecah ban, mesin mogok, dan menanyakan alamat. Semuanya dijaga ketat oleh anggota polres atau polsek setempat.

Kendaraan patroli juga melakukan pemantauan setiap 1 jam berseliweran secara bergantian dengan kendaraan lainnya. Hal ini, menurut Kapolres, demi kenyamanan para pemudik. Petugas akan selalu memantau kondisi jalan raya tersebut.

Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500