Ilustrasi pencuri laptop jurnalis asing di media center Asian Games, Foto: Freepik

Jurnalis Lokal Curi Laptop Wartawan Asing di Media Center Asian Games

Estimasi Baca:
Jumat, 31 Ags 2018 16:35:11 WIB

Kriminologi.id - Seorang wartawan dari media ternama di Indonesia mencuri laptop milik wartawan asing di media center Asian Games 2018, Senayan, Jakarta. Jurnalis dari media mainstream itu semalaman membawa kabur laptop yang keeseokan harinya dikembalikan pada pemiliknya. 

Direktur Media dan Public Relation Inasgoc Danny Buldansyah membenarkan kejadian itu.

Danny menjelaskan, kejadian itu terungkap ketika korban kehilangan barangnya saat melakukan peliputan Asian Games. Saat itu korban, yang enggan disebutkan namanya, menaruh laptopnya di media center.

"Yang mencuri ternyata jurnalis kita," ujar Danny saat dikonfirmasi, Jumat, 31 Agustus 2018.

Insiden tersebut, kata Danny, terjadi pada Senin, 27 Agustus 2018. Saat itulah, pencuri dengan sigap menggasak laptop korban. 

Petugas keamanan pun langsung memeriksa CCTV yang berada di TKP untuk mencari tahu sosok pencuri tersebut. Keesokan harinya, kata Danny, sang pelaku memulangkan laptop tersebut ke pemiliknya dan kasus ini tidak dilaporkan ke pihak keamanan.

"Dia sekarang sudah dikeluarkan dari media center," kata Danny menambahkan.

Terkait dengan identitas pelaku pencurian tersebut, ia enggan membeberkanya. Ia hanya mengatakan bahwa pelaku tersebut berasal dari media mainstream atau media terkemuka.

Selain kasus pencurian laptop itu, di awak media asing juga kehilangan alat peliputannya yakni lensa kamera. Kejadian itu terjadi pada 30 Agustus 2018.

Korbannya lagi-lagi adalah jurnalis asing. Lensa kamera itu diketahui hilang setelah diletakkan di dalam loker di ruang media center. 

Menanggapi hal itu,  Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang Kompol Supriadi menjelaskan, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan.

"Belum ada. Kami kan jaganya di ring dua. Kalau di sana, mungkin laporannya ke Polda," kata Supriadi.

Namun terkait dengan kehilangan ini, ia mengatakan, akan berkoordiansi dengan panitia Asian Games untuk mengungkap kasus tersebut. 

Reporter: Walda Marison
Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500