Evakuasi korban kapal tenggelam di perairan Makassar Sulsel. Foto: Ulli Bakar Jappo

Kapal Tenggelam di Selat Makassar, 8 Orang Masih Hilang

Estimasi Baca:
Rabu, 13 Jun 2018 20:05:08 WIB

Kriminologi.id - Kapal nahas jenis longboat atau kapal penumpang yang tenggelam di perairan selat Makassar, Sulawesi Selatan menewaskan 13 orang. Delapan orang lainnya dinyatakan masih hilang.

Kepala Basarnas Makassar, Amiruddin di pelabuhan Paotere Makassar, Rabu, 13 Juni 2018, mengatakan, 22 orang penumpang kapal rakyat atau "Jolloro” selamat dari musibah itu.

"Dari jumlah penumpang kapal tersebut berdasarkan catatan yang kami peroleh ada 43 orang penumpang, 13 dinyatakan meninggal dunia, 22 selamat, serta delapan masih hilang," kata Amiruddin.

Kapal naas tersebut digunakan sebagai transportasi antara pulau yang berisi 43 penumpang berangkat dari Pelabuhan Paotere menuju Pulau Baranglompo. Di tengah perjalanan kapal itu oleng hingga terbalik ke laut.

"Dari jumlah 13 korban tersebut, delapan orang sudah meninggal dunia dan dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Laut, sementara lima orang sudah dipulangkan ke Pulau Barang Lompo," ujar Amiruddin kepada wartawan.

Sementara sebanyak sembilan korban selamat masih dirawat di rumah sakit akademis dan tujuh orang dinyatakan selamat dan diberikan pertolongan di RS Angkatan Laut dan tujuh lainnya selamat dan sudah berada di Pulau Baranglompo.

"Saat ini Basarnas bersama nelayan dan tim penyelamat sedang melakukan pencarian terhadap delapan korban yang masih dinyatakan hilang," ucapnya.

Menurut Amiruddin kapal penumpang jenis Jolloro tersebut mempunyai batasan penumpang dan tidak kelebihan muatan.

"Kita masih melakukan penyelidikan terkait hal ini, sebab dari jumlah penumpangnya tercatat ada 43 orang. Kapal seperti ini biasanya digunakan masyarakat sebagai transportasi antarpulau," katanya.

Amiruddin menjelaskan, tim penyelamat dengan menyisir di lokasi tenggelamnya kapal tersebut. Berdasarkan pantauan, secara bergelombang warga mendatangi Rumah Sakit Angkatan Laut yang berdekatan dengan Pelabuhan Paotere untuk mencari apakah ada keluarga menjadi korban. 

Beberapa warga histeris dan menagis mebgetahui keluarganya meninggal karena tenggelam.

Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500