Ilustrasi KKB. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Kapendam Bantah Dua Anggota TNI Tewas, Hanya Terluka Ditikam KKSB

Estimasi Baca:
Senin, 6 Ags 2018 16:20:34 WIB

Kriminologi.id - Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kol Inf Muhammad Aidi membantah dua anggotanya tewas saat diserang kelompok kriminal sipil bersenjata atau KKSB, Senin, 6 Agustus 2018.

Saat itu dua anggota TNI sedang mengawal Tim Survei Indonesia Terang yang sedang mensurvei untuk memasang listrik di Kampung Wegimuga, Kabupaten Paniai.

Ia menjelaskan, dua anggotanya hanya terluka dalam insiden tersebut. Sementara tiga pucuk senjata api yang dibawa anggotanya dibawa kabur KKSB.

"Tidak ada yang tewas dalam insiden penyerangan tersebut karena masyarakat sempat membantu dan mengejar KKSB setelah mendengar suara tembakan," kata Aidi, di Jayapura.

Bantuan dari masyarakat itu, menurut dia, sangat berarti karena dua anggota terluka akibat terkena senjata tajam KKSB dan saat ini masih dirawat di RSUD di Enarotali.

Pengejaran masih dilakukan dibantu masyarakat di sekitarnya. Ia menambahkan, KKSB sengaja menyerang tim survei karena mereka tidak ingin masyarakat dapat menikmati kesejahteraan seperti halnya daerah lain di Indonesia.

"Belum diketahui secara pasti kelompok penyerang tim survei," kata Aidi.

Sebelumnya, diberitakan dua anggota TNI meninggal dunia diserang KKSB di Kabupaten Paniai, Senin, 6 Agustus 2018 sekitar pukul 09.30 WIT.

Kapolres Paniai AKBP Supriagung ketika dihubungi Antara membenarkan terjadinya aksi penyerangan terhadap tim survei dari PLN yang mendapat pengawalan dari anggota TNI itu.

Ia mengatakan empat anggota tim survei dari PLN selamat, sedangkan jenazah dua anggota TNI kini berada di RSUD Madi, Enarotali.

Belum diketahui nama personel TNI yang wafat akibat serangan KKSB di Kampung Wegimuga itu, kata AKBP Supriagung yang dihubungi melalui telepon selulernya.

Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500