Kecelakaan bus karyawan dealer PT Catur Putra Group Bogor. Foto: Facebook Heroe

Kecelakaan Bus Sukabumi, Pengamat: EO Bisa Kena Sanksi Hukum

Estimasi Baca:
Minggu, 9 Sep 2018 19:10:22 WIB

Kriminologi.id - Pihak penyelenggara acara atau event organizer wisata terkait kecelakaan bus maut di Sukabumi, Jawa Barat, dapat dikenakan sanksi hukum karena tidak cermat memilih bus pariwisata yang sesuai aturan.

Pengamat transportasi Universitas Katholik Soegijapranata Djoko Setijowarno mengatakan Kementerian Perhubungan didesak agar membuat informasi data bus wisata. Hal itu dilakukan supaya masyarakat bisa mengecek kondisi bus dan dapat menghindari adanya kecelakaan.

Pernyataan tersebut terkait  kecelakaan bus di Tanjakan Ciareuy, Kampung Bantar Selang, Kabupaten Sukabumi, Jabar yang menewaskan 21 orang.

Menurut Djoko informasi tersebut berupa nama perusahaan, alamat, pemilik, izin operasi dan kir terakhir yang mudah diakses bagi calon pengguna bus wisata atau event organizer.

"Sejak kejadian kecelakaan bus wisata di Kawasan Puncak (Cianjur) tahun lalu, penanganan bus wisata tidak banyak perubahan, padahal sudah ada usulan diberikan kala itu untuk membuat informasi khusus tentang bus wisata," katanya.

Djoko menjelaskan, Kemenhub harus bisa bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pariwisata terkait sosialisasi informasi itu agar kecelakaan serupa tidak terulang.

"Jika ternyata event organizer juga tidak cermat memilih bus pariwisata yang sesuai aturan, maka pihak event organizer juga bisa dikenakan sanksi hukum," katanya.

Diberitakan sebelumnya, jumlah korban tewas kecelakaan mabus pariwisata di Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat terus bertambah. Menurut catatan kepolisian, korban tewas akibat terperosoknya bus ke dalam jurang mencapai 21 orang.

Rombongan bus yang mengangkut puluhan karyawan dealer motor Honda PT Catur Putra Group Bogor berencana akan berwisata ke lokasi arung jeram di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi dengan menggunakan empat minibus. 

Namun, bus yang paling belakang dengan nopol B 7025 SAG dan mengangkut 31 orang dan 2 awak bus terperosok ke dalam jurang sedalam 25 meter.

Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500