Dok. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma'ruf Amin. Foto: Antara

Ketum MUI Sebut Pernyataan Partai Setan Amien Rais Membahayakan Umat

Estimasi Baca:
Senin, 16 Apr 2018 18:35:49 WIB
Semua partai politik (parpol) di Indonesia religius, baik yang berbasis nasionalis maupun agama. Pernyataan Amien Rais dinilai bisa membuat panas suasana politik di Indonesia. 

Kriminologi.id - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin angkat bicara terkait polemik pernyataan politikus senior Amien Rais yang menyebut ada partai Allah dan partai setan.

Pernyataan Amien Rais tersebut berbuntut pelaporan terhadap dirinya. Pelaporan dilakukan Cyber Indonesia ke Polda Metro Jaya. 

Menurut Ma'ruf Amin, semua partai politik (parpol) di Indonesia adalah religius. Baik parpol yang berbasis nasionalis maupun agama. 

Sehingga, ia menambahkan, tidak ada parpol di Indonesia yang beraliran setan seperti yang disampaikan mantan ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. 

"Tidak ada partai Islam dan partai setan. Semua partai religius," ujar KH Ma'ruf Amin saat menghadiri seminar nasional Mandatory Sertifikasi Halal di Jakarta, Senin, 16 April 2018, seperti dilansir rri.co.id.

Oleh sebab itu, ia meminta, semua pihak agar tidak membeda-bedakan (dikotomi) antar partai di Indonesia. Selain tidak setuju, ia juga menilai pernyataan Amien Rais bisa membuat panas suasana politik di Indonesia. 

"Ini (membedakan-bedakan partai) akan sangat membahayakan kehidupan berbangsa dan umat," kata Ma'ruf menegaskan.

Dok. Amien Rais. Foto: Antara
Caption

Sebelumnya, dalam acara Gerakan Indonesia Salat Subuh berjemaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat, 13 April 2018, Amien Rais menyampaikan tausiah usai salat menyebut adanya  partai setan dan partai Allah.

Amien menyebut mengajak seluruh kekuatan bangsa ini untuk bergabung dan kekuatan dengan sebuah partai. Bukan hanya PAN, PKS, Gerindra, tapi kelompok yang membela agama Allah, yaitu hizbullah untuk melawan partai setan.

Amien juga menyatakan orang-orang yang anti-Tuhan, otomatis bergabung dalam partai besar yaitu partai setan. Partai setan itu mesti dihuni oleh orang-orang yang rugi, rugi dunia, rugi akhiratnya, kata Amien.

Ketua Cyber Indonesia, Aulia Fahmi mengatakan, pelaporan terhadap Amien Rais dilakukan setelah pihaknya melihat sebuah kutipan di media sosial terkait ujaran tersebut.

"Saya tidak mau sebut nama akun medsosnya, dan kalian sudah tahu karena sudah viral mengenai adanya statemen orang tidak bertuhan, statemen partai Allah, statement partai setan," ujar Aulia Fahmi di Polda Metro Jaya, Minggu, 15 April 2018.

Selain itu, kata Aulia, dalam pelaporan yang telah tercatat dengan LP/2070/IV/2018/PMJ/Ditreskrimsus, pihaknya juga melampirkan beberapa bukti yaitu print out berisikan pernyataan Amien Rais dan tempat penyimpanan dokumen digital USB yang memperkuat bahwa Amin Rais telah melakukan ujaran kebencian atau SARA sesuai dengan Pasal 28 ayat 2, UU ITE, dan atau pasal 156 a KUHP.

"Kami melihat telah ada suatu upaya provokasi. Yang membawa, ras, agama. Padahal kita tahu bahwa negara kita adalah negara berdasar Pancasila dan UUD 1945," kata Aulia.

 DM
KOMENTAR
500/500