Oknum polisi aniaya pencuri wanita di Pangkalpinang. Foto: Ist/Kriminologi.id

Kronologi AKBP M Yusuf Tendang Ibu-Ibu Mencuri di Toko Miliknya

Estimasi Baca:
Jumat, 13 Jul 2018 13:10:30 WIB

Kriminologi.id - Kabid Humas Polda Babel, AKBP Mun'im membenarkan adanya pencurian yang terjadi di toko milik anggotanya yang bernama AKBP M Yusuf. Ia pun menjelaskan kronologi pencurian yang diakhiri pemukulan yang dilakukan AKBP M Yusuf.

Kejadian itu berawal ketika penjaga tokonya menelepon Yusuf jika ada rombongan orang mencurigakan datang ke toko untuk belanja.

"Saat Pemilik Y ada di rumah, dapat telepon dari penjaga toko bahwa pukul 19.00 WIB Rabu, 11 (Juli 2018) ada orang masuk toko pura-pura belanja berombongan berjumlah 7 orang," kata Mun'im saat di konfirmasi, Jumat, 13 Juli 2018.

Dari ketujuh orang itu, satu orang tinggal di luar toko sambil menunggu di dalam mobil Avanza, sedangkan keenam lainnya masuk ke dalam toko.

Aksi pencurian pun ketahuan oleh salah satu penjaga toko. Empat orang berhasil keluar melarikan diri dengan mobil dan tiga lagi tertangkap.

"Tiga ketangkap (dua ibu-ibu dan satu anak 14 tahun). Empat orang melarikan diri pakai mobil Avanza. Lalu penjaga toko melaporkan pencurian ke Polres Pangkalpinang," ujar Mun'im.

Yusuf pun datang ke toko untuk menemui pencuri itu. Dia pun geram kepada salah satu ibu-ibu yang juga pelaku pencuri. Sebab, ibu-ibu tersebut selalu berkata "tidak tahu" saat diintrograsi Yusuf.

"Saat Y selaku pemilik menanya Ibu itu, bilangnya, tidak tahu semuanya, KTP tidak ada, tempat tinggal tidak ada, ditanya tempat temannya yang lari juga tidak tahu. Akhirnya Y terpancing emosi karena mereka ramai-ramai maling, saat yang ketangkap ditanya, bilangnya tidak tahu semua," kata Mun'im.

Barang bukti dari kasus pencurian di mini market APRI Mart, Kota Pangkalpinang. Foto: Ist/Kriminologi.id
Barang bukti dari kasus pencurian di mini market APRI Mart, Kota Pangkalpinang. Foto: Ist/Kriminologi.id

Salah satu petugas penjaga toko pun merekam aksi pemukulan tersebut dan video pun menjadi viral. Dalam video tersebut, AKBP Yusuf terlihat menggunakan baju bertuliskan Polisi di bagian belakang.

"Berhubung di dalam Toko terdapat seseorang sebagai pemilik toko (menggunakan kaos bertuliskan POLISI), maka Bidpropam Polda Babel langsung dipimpin Kabid Propam sedang melakukan lidik dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Pangkalpinang," ujar Mun'im.

Sementara Karopenmas Divhumas Mabes Polri, Brigjen Pol Muhammad Iqbal mengatakan oknum polisi yang melakukan pemukulan, AKBP M Yusuf akan dicopot Kapolri Jenderal Tito Karnavian, hari ini.

"Kapolri marah dan akan copot AKBP Y hari ini juga. AKBP Y tidak mencerminkan polisi yang Promoter," katanya.

Seharusnya, lanjut Iqbal, anggota yang tergabung dalam institusi kepolisian harus mencerminkan sikap mengayomi dan melindungi masyrakat. Prinsip itu sudah ditanamkan Polri dalam Promoter (Profesional, Moderen dan Terpercaya).

"Promoter itu difokuskan pada tiga kebijakan utama yang satunya perbaikan kultur di mana anggota Polri saat ini harus menghilangkan arogansi kekuasaan, dan menekan kekerasan eksesif," ujar Iqbal.

Reporter: Walda Marison
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500