Mobil penabrak motor hantam separtor busway di Mangga Besar. Foto: JKTinfo/instagram

Kronologi Penabrak Motor Hantam Separator Busway di Mangga Besar

Estimasi Baca:
Jumat, 31 Ags 2018 05:35:27 WIB

Kriminologi.id - Franky (40), pengemudi mobil Nissan Grand Livina diamankan polisi setelah sempat menjadi bulan-bulanan warga di Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat, Kamis 30 Agustus 2018 siang. Pemicunya tak lain karena ia melarikan diri setelah menabrak pengendara motor di kawasan Mangga Besar.

Seorang juru parkir, Jono mengaku menyaksikan langsung bagaimana warga terutama para pengemudi ojek online merusaki mobil milik Franky yang terjebak bus Transjakarta. Mobil berwarna hitam itu melarikan diri masuk ke jalur Bus TransJakarta yang mengarah ke Harmoni, tepat di seberang Restoran cepat saji, Burger King.

Pengemudi mobil tabrak separator di Mangga Besar, Jakarta Barat. Foto: Ist/Kriminologi.id
Pengemudi mobil tabrak separator di Mangga Besar, Jakarta Barat. Foto: Ist/Kriminologi.id

Jono mengatakan, sebelum terjebak, pengemudi ojek online sempat berteriak maling untuk menghentikan laju mobil Franky.

"Sekitar jam 1 emang udah dikejar mobilnya. Ada yang teriak 'maling... maling..., ada yang bilang (pengemudi mobil) habis nabrak motor warga" ujar Jono di depan restoran cepat saji Burger King, Jakarta Barat, Kamis 30 Agustus 2018.

Saat mobilnya terjebak, Franky terus berusaha melarikan diri dengan menabarkan mobilnya ke separator. Namun mobil tersebut malah tersangkut di separator.

Pengemudi mobil tabrak separator di Mangga Besar, Jakarta Barat. Foto: Ist/Kriminologi.id
Pengemudi mobil tabrak separator di Mangga Besar, Jakarta Barat. Foto: Ist/Kriminologi.id

Massa yang makin geram pun membabi-buta merusak mobil dari bagian depan mobil hingga kaca samping. Tidak hanya itu, pengemudi moboil sempat jadi bulan-bulanan masa, terutama para ojek online.

"Sempat dipukulin tapi orangnya kaya enggak kenapa kenapa. Dipukulin tapi segar-segar aja," lanjutnya.

Tak lama berselang, polisi mendatangi lokasi untuk menenangkan situasi yang tengah risuh saat itu. Tak lama polisi membawa Franky ke Polsek Metro Taman Sari guna dilakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan tiga butir obat kuat merk Lian Zhan Qi Tian, dan empat butir obat penenang merk Esilgan Estazolam.

Selain itu, juga ditemukan dua tutup botol alat pakai narkoba jenis sabu, dua plastik klip kosong bekas sabu, satu buah pipet, alumiunium foil bekas pakai, korek api, dan sedotan

Kanit Reskrim Polsek Tamansari, AKP Rango Siregar membenarkan, Franky mengonsumsi sabu-sabu. Bahkan, diduga Frangky mengendarai mobil Nissan Grand Livina warna hitam dengan nopol B 1965 UIQ dalam kondisi terpengaruh narkoba.

"Iya positif mengonsumsi metafetamin," katanya dalam keterangannya kepada Kriminologi.id, Kamis, 30 Agustus 2018.

Identitas pengemudi mobil tabrak separator busway. Foto: Ist/Kriminologi.id
Identitas pengemudi mobil tabrak separator busway. Foto: Ist/Kriminologi.id

Kapolsek Metro Taman Sari, AKBP Ruly Indra Wijayanto mengatakan, insiden penabrakan sepeda motor yang dilakukan Franky sudah diselesaikan setelah ia diamankan polisi.

"Jadi dia sempat nabrak motor di Mangga Besar, sekarang yang masalah kecelakaan lalu-lintasnya sudah selesai, korban yang ditabrak tidak luka," ujar dia.

Reporter: Walda Marison
Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500