Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar di lokasi ledakan Ruko Grand Wijaya II, Kebayoran Baru. Jakarta Selatan. Foto: Walda Marison/Kriminologi.id

Ledakan Grand Wijaya, Polisi Dalami Kesalahan Pemasangan Regulator Gas

Estimasi Baca:
Kamis, 12 Jul 2018 17:15:46 WIB

Kriminologi.id - Sebelum ledakan terjadi di ruko Grand Wijaya Center, Jalan Wijaya II, Jakarta Selatan, gas yang bocor antara regulator dan kompor mengisi ruangan dapur yang kecil dan pengap. Pihak kepolisian mendalami adanya dua kemungkinan yakni kerusakan regulator tabung gas dan kesalahan dalam pemasangan alat tersebut.

Kepala Bidang Balistik Metalurgi Forensik (Balmetfor) Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri, Kombes Pol Ulung Kanjaya mengatakan, pihaknya membawa sejumlah barang bukti yang dibawa dari lokasi ledakan

Hasil Puslabfor terkait ledakan tersebut menurut Ulung, diperkirakan keluar kurang dari satu minggu. 

"Hasilnya akan keluar ga sampai satu minggu," ujarnya kepada awak media di  tempat terjadinya ledakan, Ruko Grand Wijaya II, Kebayoran Baru. Jakarta Selatan, Kamis, 12 Juli 2018.

Adapun barang bukti yang dibawa Puslabfor Mabes Polri di antaranya satu tabung gas LPG berukuran 12 kilogram, satu kompor gas, dan tumpukan kertas yang rusak akibat ledakan tersebut.

Hasil dari Puslabfor, menurut Ulung, akan membuat kasus ledakan ini lebih terang dan memudahkan polisi mencari penyebab pasti ledakan tersebut.

Ulung menjelaskan, ledakan diduga berasal dari regulator yang menghubungkan selang tabung gas dengan kompor.

"Penyebab ledakan di sini adalah akibat adanya kebocoran gas bukan dari tabung. Itu dari sistem sambungan antara regulator dengan kompronya atau kompornya nanti kita perdalam di lab," ujar Ulung.

Akibat kebocoran itu, gas mulai memenuhi ruangan dapur yang berada di lantai satu. Ruangan dapur tersebut terbilang sempit dan tidak memiliki fentilasi yang cukup.

"Penyebab ledakannya itu adalah akibat kebocoran gas. Gas itu keluar pertama kali mengisi ruangan dapur yang kecil dan pengap," tuturnya.

Gas yang menyebar ke seluruh ruangan pun menyambar saklar listrik dispenser yang letaknya tidak jauh dari tempat sumber kebocoran. Ledakan pun terjadi karena gas bercampur dengan panasnya aliran listrik.

"Jadi kalau ada sumber listrik itu bahaya yang di dapur itu bisa menyebabkan ledakan," tuturnya.

Pihaknya belum bisa memastikan apa penyebab bocornya regulator yang menyambungkan selang gas dan kompor.

"Masih belum tau apakah regulatornya yang rusak atau salah pasang masih kita dalami," tutupnya. AS

Reporter: Erwin Maulana
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500