Ilustrasi ojek online. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Mahasiswa Pelaku Curanmor Tikam Pengendara Ojek Online di Batu Ceper

Estimasi Baca:
Kamis, 30 Ags 2018 18:00:26 WIB

Kriminologi.id - Mahasiswa pelaku pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor bernama Handy Kariandy Tamrin gagal merampas motor milik pengemudi ojek online, Deby Alfian yang menjemputnya di depan Mal Ciputra Jakarta.

Handy terjatuh akibat motor hasil rampasan yang ditungganginya menabrak mobil saat hendak kabur. Pria berusia 25 tahun itu pun diamankan warga setelah sang pengemudi ojek online berteriak meminta pertolongan.

Aksi percobaan perampokan yang dilakukan Handy terjadi pada Kamis, 30 Agustus 2018 dini hari. Bermula ketika korban Deby Alfian mendapat order penumpang dari pelaku Handy. Ketika itu, Handy meminta untuk diantarkan dari pusat perbelanjaan Mal Ciputra, Jakarta Barat, menuju Perumahan Budi Indah, Batu Ceper, Kota Tangerang. 

Sang sopir ojek online Deby Alfian ketika itu tak merasa curiga atau mendapati hal aneh saat mendapat orderan dari pelaku. Termasuk ketika menjemput pelaku. Hingga kemudian saat berada di perjalanan, tepatnya di kawasan Batu Ceper, Handy mengalihkan tujuannya ke Perumahan Mediterania.  

Alasannya, Handy hendak mengambil barang di rumah temannya. Setibanya di rumah temannya, Handy langsung masuk. Ia tak lama.

Setelah itu ia keluar dan melanjutkan perjalan. Namun, alih-alih membayar ongkos ketika sampai di lokasi di tujuan, Handy malah menyerang Deby menggunakan gunting. Handy menusuk Deby sebanyak tiga kali. 

”Akibatnya, korban mengalami luka tusuk di bagian tengkuk, jari telunjuk sebelah kanan, dan punggung," kata Kapolsek Batu Ceper, Kompol Hidayat Iwan, saat dikonfirmasi pada Kamis, 30 Agustus 2018.

Tusukan gunting itu membuat Deby tersungkur di jalan bersama dengan motornya. Selanjutnya, Handy langsung merampas ponsel dan sepeda motor milik Deby.

Beruntung, Handy yang ketika itu berusaha melarikan diri menggunakan motor korban terjatuh. Kendaraan rampasannya itu menabrak mobil.

Tak ingin kehilangan kesempatan, Deby berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut pun mengundang warga sekitar. Hingga akhirnya Handy berhasil dibekuk warga. 

“Pelaku waktu mau kabur ya sekitar jarak 10 meter nabrak mobil terus jatuh. Warga sekitar langsung menangkap pelaku dan dibawa ke pos security," kata Hidayat.

Sementara polisi yang mendapat infomasi itu, bergegas menuju lokasi guna mengamankan Handy dari amukan warga. Kini, Handy yang masih berstatus mahasiswa itu harus mendekam di balik jeruji besi.

Akibat perbuatannya, Handy dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan.

Reporter: Rizky Adytia
Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500