Lokasi begal thd mahasiswi , di jalan Cikapayang Dago. Foto: Arief Pratama/Kriminologi.id

Mahasiswi Korban Begal di Jalan Pasupati Dimakamkan di Kota Banjar

Estimasi Baca:
Jumat, 31 Ags 2018 10:55:27 WIB

Kriminologi.id - Shanda Puti Denata (23), mahasiswi korban begal di Jalan Pasupati, Bandung, Jawa Barat, diketahui meninggal dunia setelah sempat dirawat di RS Boromeus. Oleh pihak keluarga, jasad Shanda akan dimakamkan di kampung halamannya di Kota Banjar.

“Korban akan dimakamkan di Kota Banjar, Jawa Barat lantaran kampung halamannya memang berada di sana. Kalau yang orang Purwakarta itu rekannya yang masih dirawat,” kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP M Yoris Maulana, di Bandung, Jawa Barat, pada Jumat, 31 Agustus 2018.

Yoris menjelaskan, pembegalan yang menimpa mahasiswa semester akhir jurusan ilmu komputer ini terjadi pada Kamis, 30 Agustus 2018 dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. Ia mengalami pendarahan hebat di kepala usai terjatuh saat tas yang digunakannya ditarik dari belakang oleh orang tak dikenal. 

“Kepala belakangnya kena benturan aspal. Akibatnya, korban terluka di bagian kepala sangat parah hingga mengalami pendarahan hebat,” ujarnya.

Sementara itu, rekan korban bernama Tony, melalui pesan di Instagram membenarkan bahwa korban Shanda Puti dimakamkan di Kota Banjar. Korban, kata Tony, sudah dibawa dari RS Borromeus Bandung ke Kota Banjar sejak subuh sekitar pukul 04.30 WIB. 

Tony menambahkan rumah duka Shanda berada di Jalan Letjen Suharto, dekat Stasiun Banjar. "Alamatnya yang ke arah Pangandaran," tuturnya.

Shanda Puti merupakan korban begal saat dibonceng temannya berinisial EA. Dua mahasiswi ini mengendari motor hendak pulang ke kosan Shanda di kawasan Dipatiukur.

Saat melintas di Jalan Cikapayang, Kota Bandung, korban dibegal orang tak dikenal.

Saat itu, Shanda dan EA menumpang sepeda motor usai makan Bakso Semar di kawasan Cihampelas. Bakso itu memang buka 24 jam. Saat melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba dia dipepet oleh pelaku yang juga mengendarai motor.  

Shanda berupaya mempertahankan tas yang ditarik paksa begal. Kuatnya tarikan itu membuat Shanda terjatuh hingga mengguling-guling. Kepalanya membentur aspal hingga Shanda mengalami luka serius. 

Korban dibawa ke RS Borromeus oleh pengendara lain yang kebetulan melintas di lokasi. Kondisi Shanda sempat kritis hingga akhirnya mengembuskan nafas terakhir.

Reporter: Arief Pratama
Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500