Suasana saat penangkapan pelaku penjambretan terhadap Iptu Roni Robi, Kanit Laka Lantas Polres Kediri. Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id

Motor Pelaku Tuntun Penangkapan 2 Jambret Anggota Polisi di Matraman

Estimasi Baca:
Kamis, 6 Sep 2018 23:40:10 WIB

Kriminologi.id - Polisi meringkus Kappah Valuvi alias Lutvi (26) dan Ade Wahyudi (31), pelaku penjambretan terhadap dua anggota kepolisian yaitu Iptu Roni Robi dan Iptu Supriadi. Keduanya ditangkap di tempat terpisah.

"Pelaku sudah ditangkap kepolisian," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Kamis, 6 September 2018.

Penangkapan keduanya dilakukan setelah kepolisian melacak sepeda motor Yamaha Mio warna putih dengan nopol B 3728 SHM.

Motor tersebut ditinggalkan pelaku di lokasi kejadian. Petugas mengetahui, motor tersebut milik seseorang yang dipinjam oleh pelaku Lutvi. 

Berbekal informasi tersebut, petugas kemudian mengejar kedua pelaku. Petugas menangkap Lutvi di rumah kontrakan di Jalan Kayumanis III RT 19/0, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, pada Rabu, 5 September 2018 dini hari. 

https://cdn.kriminologi.id/news_picture_thumb/dua-pelaku-penjambretan-terhadap-iptu-1536246405.jpg

Sedangkan rekan Lutvi yakni Ade Wahyudi ditangkap petugas di rumah mertuanya di Jalan Menteng Tenggulon, Gang K, RT 12/01, Menteng, Jakarta Pusat.

Menurut Argo, setelah menjambret telepon genggam milik korban, kedua pelaku langsung menjual barang tersebut.

Telepon genggam Samsung A8 itu mereka jual dengan harga Rp 1,1 juta. Hasil dari penjualan itu dibagi dua oleh pelaku, masing-masing mendapatkan sebesar Rp 550 ribu.

Sebelumnya diberitakan, dua anggota kepolisian dari Polres Blitar dan Polres Kediri menjadi korban penjambretan di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur pada Selasa, 4 September 2018 sekitar pukul 12.00 WIB.

Saat itu, Iptu Roni dan Iptu Supriadi sedang di dalam bajaj untuk berjalan-jalan. Saat di dalam bajaj itu, Roni bermain telepon selularnya.

Tiba-tiba, dari arah belakang, dengan menggunakan Yamaha Mio kedua pelaku datang tepat di samping Roni. Pelaku yang dibonceng itu langsung merampas telepon selular yang sedang digenggam Roni. Kedua polisi itu langsung bereaksi.

Roni memegang tangan si penjambret dan Supriadi langsung memegang bahu pelaku yang hendak merampas telepon genggam Roni. Kedua pelaku kemudian jatuh setelah ditarik kedua korban. 

Keduanya lalu melarikan diri dan meninggalkan sepeda motor dan sepasang sandal. Kedua korban itu sempat mengejar pelaku namun keduanya berhasil kabur ke arah jembatan kereta api Gunung Antang dan Komplek Jendral Urip Jatinegara.

Reporter: Rahmat Kurnia
Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500